Kantor Sinode GMIT “Kebakaran”

Kupang, www.sinodegmit.or.id, Sekitar pukul 09:00 pagi ini, terjadi “kebakaran” di kantor Majelis Sinode GMIT. Beberapa karyawan mengaku melihat asap bermula dari depan toilet  lantai dua. Seluruh karyawan tampak panik dan berlarian menyelamatkan diri.

Dalam waktu singkat sejumlah petugas penyelamat dengan dua buah mobil ambulance tiba dan mencari korban baik di lantai satu maupun lantai dua. Sebagian petugas yang berseragam TNI pun ikut memadamkan api.  Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Peristiwa “kebakaran” ini hanyalah simulasi yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi NTT bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia, Korem 161 Wirasakti, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana yang jatuh pada hari ini 26 April.

Menurut Kepala Bagian Kedaruratan dan Logistik BNPB Provinsi NTT, Jimi Mella kegiatan ini juga penting mengingat NTT merupakan daerah rawan bencana.

“Intensitas bencana khususnya di NTT setiap tahun meningkat baik jumlah maupun dampak. Januari –Maret 2018 saja sudah 600 lebih kejadian. Dengan korban sebanyak 18 orang diberbagai kabupaten/kota. Karena itu kegiatan ini dimaksudkan agar mengedukasi masyarakat guna mewaspadai aneka bencana.”

Ia juga menambahkan bahwa simulasi bencana yang dilakukan serentak hari ini di kota Kupang dilaksanakan di tiga titik yakni dua gedung Kantor Gubernur NTT di jalan Eltari dan jalan Basuki dan kantor MS GMIT.

Seusai simulasi dalam sambutannya Sekretaris MS GMIT, Pdt. Yusuf Nakmofa menyampaikan terima kasih karena melalui kegiatan ini dapat melatih karyawan untuk mewaspadai ancaman bencana.

Simulasi ini mencatat “korban” pertama yang berhasil keluar dari gedung membutuhkan waktu 51 detik, sementara yang terakhir 3,29 detik. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.