Pengantar Bahan Bulan Keluarga GMIT 2016

Saudara-saudaraku, keluarga GMIT, di mana saja berada,

Keluarga-keluarga kita sedang mengalami tantangan yang hebat. Pergeseran nilai dalam masyarakat sedang terjadi cepat oleh tantangan modernisasi dan globalisasi. Perkembangan arus informasi dan komunikasi menghadirkan banyak kesempatan, sekaligus tantangan yang tidak mudah. Oleh kemajuan teknologi informasi, komunikasi dalam keluarga dapat menjadi lebih baik, tetapi teknologi informasi juga dapat mengoyak persekutuan keluarga-keluarga kita. Media sms, facebook, instagram, dll, dapat dipakai untuk memperkuat ikatan antar anggota keluarga, tetapi dapat juga dipakai untuk saling menyerang dan menjatuhkan, atau membuat keluarga-keluarga terpisah. Ini menantang kita untuk sungguh-sungguh memerhatikan kualitas iman dan integritas hidup rumah tangga agar kita benar-benar menjadi keluarga yang beribadah kepada Allah.
Sebagaimana telah menjadi komitmen ber-GMIT kita, Bulan Oktober menjadi kesempatan bagi keluarga-keluarga GMIT untuk meresapi makna hidup sebagai keluarga Kristen, menata diri untuk menghadapi tantangan, serta menjadi berkat dan rahmat bagi dunia. Hal ini sangat penting sebab keluarga memiliki fungsi yang sangat penting dalam pembentukkan kepribadian dan karakter Kristiani. Seorang anak belajar mengenal kasih Tuhan dan kehendak-Nya pertama dan terutama di dalam keluarga. Orang tua memiliki peran yang sangat strategis melalui nasihat dan keteladanan untuk membentuk anak menghidupi nilai-nilai Kerajaan Allah yang Tuhan Yesus wartakan, untuk hidup dalam perdamaian, keadilan, kesetaraan, dan keutuhan ciptaan.

Tim Liturgi dan Khotbah Bulan Keluarga GMIT di Kantor Sinode telah menyediakan sejumlah liturgi, khotbah, dan bahan PA untuk dipakai di jemaat-jemaat sepanjang Bulan Oktober nanti. Liturgi dan khotbah sepanjang Bulan Keluarga ini mengajak kita berefleksi dan menata hidup di sekitar tema keluarga yang menyatu dengan Allah, mengasihi sesama, berdoa, hidup rukun, saling mengampuni, dan bertolong-tolongan. Kami mendorong keluarga-keluarga GMIT untuk melanjutkan refleksi tema-tema itu dalam ibadah-ibadah keluarga di rumah masing-masing setelah kebaktian utama di gereja.

Kami mendorong agar selama Bulan Keluarga ini, jemaat-jemaat GMIT memanfaatkan alat-alat musik tradisional di dalam kebaktian-kebaktian. Pulau-pulau kita memiliki banyak alat dan musik tradisional yang seringkali tidak dipakai lagi. Memelihara warisan budaya yang positif adalah juga bagian dari tugas gereja. Kami menghimbau agar Bulan Keluarga ini juga dimanfaatkan sebagai kesempatan belajar bersama kembali alat-alat musik tradisional itu untuk dimanfaatkan dalam kebaktian-kebaktian kita. Terutama generasi muda kita perlu belajar mengenal kembali dan menikmati keindahan musik tradisional yang dapat juga merawat jiwa dan persekutuan kita.

Kami mengirimkan beberapa cetakan liturgi, khotbah, dan renungan Bulan Keluarga ini ke klasis-klasis dan memohon kawan-kawan Majelis Klasis untuk meneruskannya ke Jemaat-jemaat. Kami juga mengunggah liturgi, khotbah, dan renungan Bulan Keluarga 2016 ini di web site GMIT (sinodegmit.or.id). Kami menghimbau jemaat-jemaat yang memiliki akses ke internet untuk mencari bahan-bahan itu di situs tersebut.

Akhirnya kami ucapkan selamat merayakan bulan keluarga. Kasih Allah Tritunggal menuntun kita menjadi keluarga-keluarga yang bersatu dengan-Nya, mengasihi sesama, tekun berdoa, hidup rukun, saling mengampuni, dan bertolong-tolongan. Agar dengan begitu, keluarga-keluarga GMIT dapat menjadi berkat dan rahmat bagi dunia.

 

 

Kupang, 16 September 2016
Pdt. Dr. Mery Kolimon
(Ketua Majelis Sinode GMIT)

 

Attachments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *