Rote Beri Yang Terbaik Untuk SS XXXIII – Menenggok Tempat Menginap MS GMIT 2011 – 2015

Rote SS GMIT XXXIII – Perhatian seluruh anggota GMIT ditujukan ke Persidangan Majelis Sinode GMIT XXXIII. Terlebih anggota-anggota jemaat di Rote, khususnya jemaat-jemaat yang menjadi tempat menginap para peserta persidangan. Bukan hanya harapan agar persidangan berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik demi kebaikan pelayanan gereja Tuhan, tapi mereka terlibat secara langsung dalam menyukseskan persidangan, baik panitia yang selalu sibuk melayani tamu di tempat persidangan maupun jemaat-jemaat yang membuka rumahnya untuk menjadi tempat menginap para peserta persidangan.

Salah satu tempat penginapan peserta sidang yang mendapatkan perhatian ekstra adalah Home Stay Well. Bagi warga kabupaten Rote N’dao Home Stay Well mungkin sudah ada dalam benak, di mana letaknya dan seperti apa rupanya tetapi bagi peserta Persidangan Sinode GMIT XXXIII, home stay yang satu ini pastilah tidak pernah terbayang di mana letaknya dan seperti apa rupanya. Home stay yang dikelola oleh bapak Marten dan ibu Rice Lusi, mencatat sejarah unik. Betapa tidak? Home stay yang mulai dikelola tahun 2011 mendapat penghargaan menjadi tempat menginap pejabat GMIT di tingkat sinodal. Boleh dibilang MSH GMIT 2011-2015 menginap full-team di home stay ini.

Home stay berjumlah 13 kamar ini dijadikan tempat bermalam Ketua Majelis Sinode GMIT bersama ibu, Wakil Ketua bersama suami (akan datang menyusul), Sekretaris bersama ibu, Wakil sekretaris bersama suami (akan menyusul), bendahara bersama istri. Tidak ketinggalan pula anggota Majelis Sinode Harian GMIT dari unsur non pendeta, yakni Dra. Intje Damaris Petronela Sayuna, M.Hum. Juga tiga orang pendeta GMIT lainnya, yakni Pdt. Agustina Oematan-Litelnoni, Pdt. Yudith Nunuhitu-Follabessy dan Pdt. Hoty Francis. Supir para pejabat GMIT, masing-masing Om Nathan Mana’o, Om Aleks Tepehe dan Om Elis juga bermalam di home stay ini.

Suami istri bapak Marthen Lusi dan ibu Rice dengan cekatan melayani para pejabat GMIT dengan telaten dan ramah. Ibu Rice yang penulis wawancarai saat melayani makan siang mengatakan bahwa dia dan suami sangat berbahagia karena home stay mereka dijadikan tempat menginap para abdi Tuhan. “Ini sebuah berkat bagi saya dan suami. Sungguh sebuah pengalaman yang langka, bahkan mungkin tidak pernah akan terulang. Team inti Majelis Sinode Harian GMIT menginap di home stay kami.”

Sukacita pak Marthen dan ibu Rice ditunjukkan dengan kesediaan keduanya meninggalkan rumah tinggal mereka di sekitar jemaat GMIT Nazareth Oesapa Barat  untuk datang ke Rote. Selama hari persidangan mereka stand by di home stay ini untuk menyediakan makan pagi, siang dan malam, kalau-kalau Majelis Sinode Harian memilih untuk makan di penginapan.

Suami istri yang memiliki tiga orang anak ini berharap agar persidangan di Rote membawa berkat bagi GMIT, setidak-tidaknya menghasilkan keputusan-keputusan yang memajukan GMIT dan berhasil memilih Majelis Sinode periode 2015–2019.

Tidak sulit dicari mencari alamat home Stay Well. Dari arah Kota Ba’a, setelah Rumah Sakit Umum Daerah, di sebelah kiri jalan raya ada papan kecil bertuliskan Home Stay Well. Tinggal belok kiri dari petunjuk jalan sepuluh meter maka akan ditemukan Home Stay Well. Sebuah rumah berwarna dominan biru laut, dengan aneka bunga. ••• Pdt. Eben Nuban Timo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.