Tata Ibadah Adven I 2015 – Hidup bersama sebagai keluarga Allah

TATA KEBAKTIAN MINGGU ADVEN I

Minggu, 29 November 2015

Persiapan

  • Majelis dan seluruh petugas ibadah berkoordinasi dan berdoa di konsistori
  • Petugas memasuki ruang kebaktian, menyalakan lilin adven I

Ajakan Beribadah

Presbiter : Hari ini kita telah memasuki masa Advent Natal. Inilah minggu advent yang pertama bagi kita untuk merayakan masa penantian kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus. Marilah kita merendahkan diri, menyembah dan memuliakan Tuhan.

Dengan berdiri marilah kita mengagungkan Tuhan sambil menyanyikan KJ 84:1,3 “Ya Yesus, Dikau Kurindukan”

  1. Ya Yesus, Dikau kurindukan, lipurkan lara batinku;
    seluruh hatiku terbuka menyambut kedatangan-Mu.
    Bahagia, Terang sorgawi, Engkau harapan dunia:
    Terbitlah, Surya Mahakasih, dan jiwaku terangilah!
  2. Puaskanlah, ya Jurus’lamat, seluruh kerinduanku.
    Dengan rendah, jernih dan taat hatiku siap bagi-Mu;
    Hendak pada-Mu kuabdikan perananku di dunia;
    Cemas dan duka Kausingkirkan: ya Yesus, mari, masuklah!

Votum dan Salam

Pelayan   : Ibadah minggu advent pertama ini kita awali dengan keyakinan, bahwa pertolongan kita datangnya dari Tuhan yang menciptakan langit dan bumi.

Jemaat    :  Amin

Pelayan   : Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus Tuhan kita, menyertai saudara.

Jemaat    : Dan besertamu juga saudaraku (jemaat duduk)

 

Introitus

Pelayan   : Saudara, pada minggu advent pertama ini, kita bersama akan merenungkan tema ibadah: BERSIAPLAH UNTUK MENANTIKAN KEDATANGAN TUHAN. Melalui tema ini kita dituntun untuk merendahkan diri dan membuka hati menyambut kedatangan Tuhan kita. Marilah kita meneguhkan keyakinan kita dalam berjaga-jaga dan berdoa supaya kita beroleh kekuatan dalam menanti Dia. Nats yang membimbing kita dalam perenungan terambil dari …………… (Baca PL/PB)

Jemaat    :  Menyanyi KJ 362:1,3 “AKU MILIK-MU, YESUS, TUHANKU” do = g, 4 ketuk

  1. Aku milik-Mu, Yesus, Tuhanku; kudengar suara-Mu.

`Ku merindukan datang mendekat dan diraih oleh-Mu.

Refr: Raih daku dan dekatkanlah pada kaki salib-Mu.

Raih daku, raih dan dekatkanlah ke sisi-Mu, Tuhanku.

  1. Sungguh indahnya walau sejenak beserta-Mu, Allahku;

dalam doaku sungguh akrabnya bersekutu dengan-Mu.

Pengakuan Dosa

Presbiter : Tuhan Allah yang memanggil kita untuk menerima keselamatan-Nya adalah kasih. Ia mau supaya kita hidup di dalam kasih. Sebab demikian sabda kasih yang terdapat dalam 1 Korintus 13:4-7, “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu”.

Memerhatikan sabda kasih ini sungguh nyata dosa kita, sebab kita belum mampu melaksanakan dengan semestinya. Oleh sebab itu, marilah kita mengambil waktu teduh sejenak. Merenungkan kehidupan kita masing-masing sambil mengingat sabda kasih ini (jemaat diberikan waktu sejenak).

Marilah kita menyesali dosa kita dan memohonkan pengampunan kepada Tuhan Allah, sambil menyanyikan

Jemaat    :  Menyanyi Kidung Jemaat 29:1-2 “Di Muka Tuhan Yesus”

  1. Di muka Tuhan Yesus betapa hina diriku.
    Kubawa dosa-dosaku di muka Tuhan Yesus.
  2. Di muka Tuhan Yesus tersungkur kar’na dosaku,
    kubuka kerinduanku di muka Tuhan Yesus.

Berita Anugerah dan Petunjuk Hidup Baru

Pelayan   :  Setiap orang yang merendahkan diri di hadapan Tuhan, menyesali dosanya, dan senantiasa menantikan-nantikan Tuhan tidak akan mendapat malu dan kecewa. Sebab Dialah Allah yang menyelamatkan kita menurut rahmat-Nya dan kasih setia-Nya. Inilah sabdanya bagi kita: “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan Cuma-Cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman” (Roma 3:23-25a). Demikian berita anugerah bagi kita.

Jemaat    : Syukur kepada Allah

Pelayan   : Di dalam Kristus Yesus kita beroleh pengampunan dosa. Di dalam Dia pulalah hidup kita diperbaharui. Karena itu mari kita menjalani hidup baru, hidup yang sesuai dengan firman-Nya demikian: “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat” (Lukas 23:34). Demikian petunjuk hidup baru bagi kita.

Jemaat    :  Kiranya Roh Kudus memampukan kami melaksanakannya.

Jemaat    :  Menyanyi Kidung Jemaat 29:3-4 “Di Muka Tuhan Yesus”

  1. Di muka Tuhan Yesus ‘ku insaf akan salahku;
    bertobat kini hatiku di muka Tuhan Yesus.
  2. Di muka Tuhan Yesus kudapat kasih aying-Nya;
    hatiku pasrah berserah di muka Tuhan Yesus.

Puji-Pujian Mazmur 80:2-8 (Jemaat berdiri)

Pelayan   :  Hai gembala Israel, pasanglah telinga,

Jemaat    :  Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan domba!

Presbiter :  Ya Engkau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar

Jemaat    :  di depan Efraim dan Benyamin dan Manasye!

Pelayan   :  Bangkitkanlah keperkasaan-Mu

Jemaat    :  dan datanglah untuk menyelamatkan kami.

Pelayan   :  Ya Allah, pulihkanlah kami,

Jemaat    :  buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

Pelayan   :  TUHAN, Allah semesta alam,

Jemaat    :  berapa lama lagi murka-Mu menyala sekalipun umat-Mu berdoa?

Pelayan   :  Engkau memberi mereka makan roti cucuran air mata,

Jemaat    :  Engkau memberi mereka minum air mata berlimpah-limpah,

Pelayan   :  Engkau membuat kami menjadi pokok percederaan tetangga-tetangga kami,

Jemaat    :  dan musuh-musuh kami mengolok-olok kami.

Pelayan   :  Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami,

Jemaat    :  buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

Jemaat    :  Menyanyi Kidung Jemaat 424:1,3 “Yesus Menginginkan Daku”

  1. Yesus menginginkan daku bersinar bagi-Nya,
    di mana pun ‘ku berada, ‘ku mengenangkan-Nya.
    Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus;
    bersinar, bersinar, aku bersinar terus.
  2. Ku mohon Yesus menolong menjaga hatiku,
    agar bersih dan bersinar meniru Tuhanku.
    Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus;
    bersinar, bersinar, aku bersinar terus. (Jemaat duduk)

 

Paduan Suara/Vocal Group/Solo

Pelayanan Firman

Presbiter :  Berdoa

Membaca alkitab PL/PB

Jemaat    :  Menyanyi : Maranatha, maranatha

Maranatha, maranatha, Tuhanmu datanglah

Sediakan, sediakan, sediakanlah pelitamu

Maranatha, Tuhan datang

Bangunlah seg’ra, bersiap dirimu, Tuhanmu datanglah

Pelayan   :  Berkhotbah

Paduan Suara/Vocal Group/Solo

Pengakuan Iman Rasuli (Jemaat berdiri)

Pelayan   :  Bersama dengan semua orang percaya dimana saja, mari kita ikrarkan Pengakuan Iman Rasuli.

P + J      : Aku percaya kepada ………..

Jemaat    :  Menyanyi PKJ No.219:2 ‘Di Saat Ini Kuangkat Tembang’

Di saat ini kudatang Tuhan, ku datang bersujud padaMu

Di saat ini Engkau kusembah , Engkau kusembah ya Tuhan

Kukasihi Engkau, kukasihi Engkau

Kukasihi Engkau, Yesus, Tuhanku

Persembahan

Presbiter:  Saudara, karena rahmat dan kasih setia Allah kita senantiasa dipelihara-Nya hari demi hari. Ia menganugerahkan segala yang baik bagi kita. Karena itu patutlah kita mengucap syukur kepada-Nya dengan memberikan persembahan. Marilah kita memberikan persembahan dengan mengingat sabda-Nya yang demikian: “Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya” (Mazmur 96:8).

Jemaat       :  Menyanyi PKJ No. 282 – Tuhan, Tolonglah, Bangunkan Iman

                     (Sambil persembahan dikumpulkan)

  1. Tuhan, tolonglah, bangunkan iman; pulihkanlah kasih yang remuk.

Tuhan, tolonglah, bangunkan iman; pulihkanlah kasih yang remuk.

Ubahlah hatiku, jamahlah diriku biar di tanganMu berbentuk.

Tuhan, tolonglah bangunkan iman; pulihkanlah kasih yang remuk.

  1. Hati bersujud, jiwa menyembah; hidupku masyhurkan kasihMu.

Hati bersujud, jiwa menyembah; hidupku masyhurkan kasihMu.

T’rimalah baktiku, layakkan diriku untuk kemuliaan namaMu.

Hati bersujud, jiwa menyembah; hidupku masyhurkan kasihMu.

  1. Harta dan karya, takhta dan nama kusembahkan bagi namaMu.

Harta dan karya, takhta dan nama kusembahkan bagi namaMu.

T’rimalah, ya Tuhan, baktiku bagiMu dan berkati akta imanku.

Harta dan karya, takhta dan nama kusembahkan bagi namaMu.

  1. Urapi, Tuhan, bibir mulutku jadi saksi kebaikanMu.

Urapi, Tuhan, bibir mulutku jadi saksi kebaikanMu.

Pakailah diriku, berkati budiku untuk melukiskan kasihMu.

Urapi, Tuhan, bibir mulutku jadi saksi kebaikanMu.

  1. Kasihku, Tuhan, baktiku, Tuhan tak setara kemurahanMu.

Kasihku, Tuhan, baktiku, Tuhan tak setara kemurahanMu.

Tetapi rahmatMu tak hitung jasaku, sangatlah besar dan mulia.

Kasihku, Tuhan, baktiku, Tuhan, tak setara kemurahanMu.

  1. Kuingin hidup, ‘ku rindu kerja makin giat dan makin tekun.

Kuingin hidup, ‘ku rindu kerja makin giat dan makin tekun.

Kuatkan batinku, hidupkan tekadku menjadi bentara kasihMu.

Kuingin hidup, ‘ku rindu kerja makin giat dan makin tekun.

Presbiter   :    (Mengundang jemaat berdiri dan berdoa)

(Tangguh persembahan diletakkan di meja persembahan. Jemaat duduk)

Doa Syafaat

Pelayan   :  Berdoa

Warta Pelayanan Jemaat

Pengutusan (Jemaat berdiri)

Jemaat    :  Menyanyi KJ Np.432:1-2 ‘Jika Padaku Ditanyakan’

  1. Jika padaku ditanyakan apa akan kub’ritakan pada dunia
    yang penuh penderitaan, ‘kan kusampaikan kabar baik pada
    orang-orang miskin, pembebasan bagi orang yang ditawan;
    yang buta dapat penglihatan, yang tertindas dibebaskan;
    sungguh tahun rahmat sudah tiba.K’rajaan Allah penuh kurnia itu berita bagi isi dunia.
  2. Jika padaku ditanyakan apa akan kusampaikan pada dunia
    yang penuh dengan cobaan, aku bersaksi dengan kata, tapi
    juga dengan karya menyampaikan kasih Allah yang sejati.
    T’lah tersedia bagi kita pengampunan dan anug’rah,
    kes’lamatan dalam Kristus, Putera-Nya.

K’rajaan Allah penuh kurnia itu berita bagi isi dunia.

Pengutusan dan Berkat

Pelayan   : Arahkanlah hati dan pikiran saudara kepada Allah

Jemaat    : Kami mengarahkannya kepada Allah

Pelayan   : Nantikanlah kedatangan Tuhan dengan berjaga dan berdoa

Jemaat    : Kiranya Roh Kudus menolong kami

Pelayan   : Terpujilah Tuhan

Jemaat    : Kini hingga selamanya

Pelayan   :  Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Amin.

Jemaat    : Menyanyi : Amin…Amin…Amin…

 

Saat Teduh Jemaat

Salam Jabat Jemaat

Jemaat    :  Menyanyi Tiap Langkahku  (Jemaat berdiri)

Tiap langkahku diatur oleh Tuhan
Dan tangan kasihNya memimpinku
Di tengah gelombang dunia menakutkan
Hatiku tetap tenang teguh

Tiap langkahku ku tau Tuhan yang pimpin
Ke tempat tinggi kudihantarNya
Hingga sekali nanti aku tiba
Di rumah Bapa Surga yang baka

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *