Tata Ibadah Malam Natal – Hidup bersama sebagai keluarga Allah

TATA IBADAH MALAM NATAL

Kamis, 24 Desember 2015

Persiapan

Doa di konsistori, umat memasuki saat teduh.

Jemaat dibagikan lilin di pintu masuk ruang kebaktian

Ajakan Beribadah

Presbiter  :   Saudaraku, mari kita bayangkan malam di saat Tuhan Yesus datang ke dunia. Allah menyapa semua orang yang hidup dalam kegelapan, kehampaan, ketakutan, kehilangan pengharapan. Kehadiran-Nya menjadikan dunia menaikkan sambutan pujian bersama para malaikat di surga. Nyanyian pujian itu tetap bergema, seperti malam ini, nyanyian pujian kita gemakan bersama para malaikat dan seluruh uat Allah.

Penyalaan Lilin

Cantoria menyanyikan Nyanyian ‘Seribu Lilin’ dan diikuti oleh umat.

Pelayan di depan mimbar dan menyalakan lilin yang diletakkan di depan mimbar. Api lilin ini akan digunakan sebagai api pertama dalam pohon terang)

‘Seribu Lilin’

Seribu lilin nyalakan di tengah dunia

biar sinarnya menyatakan kemuliaan sorga

Wartakan pada dunia kabar sukacita

t’lah lahir Yesus Penebus Jurus’lamat kita.

Hai bintang indah Betlehem kiranya sinarmu

bawa harapan dan damai bahagia di kalbu

Kehangatan-Mu kirimkan di hati yang beku

kehangatan kasih Tuhan di Natal yang syandu.

Usai cantoria menyanyi, lagu diulangi oleh semua jemaat secara bersama-sama.

Pelayan : Ya Tuhan, dalam kegelapan hidup yang kami alami Engkau berkenan hadir menyapa kami dengan Api yang abadi.

Jemaat : Terang Itu Menerangi Hidup Kami Supaya Kami Berani Menjalani Hidup Karena Engkau Mengundang Kami Berhimpun Di Sekitar Palungan-Mu.

Jemaat : Menyanyi Nyanyian KJ 109:2 – Terang yang ilahi, Allah yang sejati (Jemaat berdiri dan pelayan naik ke mimbar)

Terang yang ilahi, Allah yang sejati,

t’lah turun menjadi manusia.

Allah sendiri dalam rupa insan!

Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,

Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

Votum Dan Salam

Pelayan      :   Bangsa yang berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar.

Jemaat       :   Tuhan Telah Menimbulkan Sorak Sorai Dan Sukacita Besar

Pelayan      :   Kasih dan karunia Allah besertamu!

Jemaat       :   Dan Besertamu Juga. (Jemaat duduk)

Introitus

Pelayan : Membaca bagian alkitab yang dipilih

Jemaat : Menyanyi KJ 94:1-2—Hai Kota Mungil Betlehem

 

  1. Hai kota mungil Betlehem betapa kau senyap

Bintang di langit cemerlang melihat kau lelap

Namun di lorong g’lapmu bersinat T’rang baka

Harapanmu dan doamu kini terkabullah

  1. Sebab bagimu lahir t’lah lahir, Mesias Tuhanmu

Malaikatlah penjagaNya di malam yang teduh

Hai bintang-bintang fajar, b’ritakan Kabar Baik

Sejahtera di dunia, segala puji naik

 

 

Pengakuan Dosa

(Jemaat diberikan kesempatan untuk bersaat teduh)

Pelayan : Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah pembawa cahaya terang benderang di tengah dunia yang gelap gulita karena dosa.

Jemaat : Tuhan, Ampunilah Kami!

Pelayan : Engkaulah Sang Pembebas yang mengangkat beban derita kami dan mematahkan tongkat-tongkat penindas. Tuhan Yesus tolonglah kami.

Jemaat : Tuhan, Ampunilah Kami!

Pelayan : Engkaulah penasihat yang ajaib, raja perkasa, pembawa damai, Allah yang senantiasa beserta dengan kami, Tuhan, kasihanilah kami

Jemaat : Tuhan, Ampunilah Kami!

Pelayan : Semoga kami beroleh kekuatan batin supaya merasakan damai-Mu dan tidak takut menghadapi kehidupan sehari-hari.

Jemaat : Amin

Jemaat : Menyanyi KJ No.105:1-2 – Ya Anak Kecil, ya Anak Lembut

  1. Ya Anak kecil, ya Anak lembut, Engkau diutus Bapa-Mu
    dan dari sorga mulia Kau jadi hamba terendah,
    ya Anak kecil, ya Anak lembut.
  2. Ya Anak kecil, ya Anak lembut, segala dosa Kautebus;
    Kau hantar kami, umat-Mu, ke haribaan Bapa-Mu,
    ya Anak kecil, ya Anak lembut.

Berita Anugerah

Pelayan : Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi, dan dia menjadi damai sejahtera. (Mikha 5:2-4a). Demikianlah anugerah Allah.

Jemaat : Syukur Kepada Allah

Jemaat : Menyanyi KJ 99:1-2 – Gita Sorga Bergema

  1. Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!

Damai dan sejahtera turun dalam dunia.”

Bangsa-bangsa, bangkitlah dan bersoraklah serta,

permaklumkan Kabar Baik; Lahir Kristus, T’rang ajaib!

Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”

  1. Yang di sorga disembah Kristus, Raja yang baka,

lahir dalam dunia dan Maria bunda-Nya.

Dalam daging dikenal Firman Allah yang kekal;

dalam Anak yang kecil nyatalah Imanuel!

Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”

Paduan Suara/Vocal Group/Solo

Pelayanan Firman

Presbiter : Berdoa

Membaca bagian alkitab yang dipilih

Pelayan : Berbahagialah orang yang membaca, mendengar dan melakukan firman Allah

Jemaat : Menyanyi : Haleluya…haleluya…haleluya…

Pelayan : Berkhotbah

Paduan Suara/Vocal Group/Solo

Pengakuan Iman Rasuli (Jemaat berdiri)

Pelayan : Bersama dengan semua orang percaya dimana saja, mari kita ikrarkan Pengakuan Iman Rasuli.

P + J     : Aku percaya kepada ………..

Jemaat : Menyanyi PKJ No.219:2 ‘Di Saat Ini Kuangkat Tembang’

Di saat ini kudatang Tuhan, ku datang bersujud padaMu

Di saat ini Engkau kusembah , Engkau kusembah ya Tuhan

Kukasihi Engkau, kukasihi Engkau

Kukasihi Engkau, Yesus, Tuhanku

Pohon Terang

Lampu penerang ruang dipadamkan

Pelayan : Allah yang Maha Agung, kami memuji nama-Mu karena Engkau membuat malam ini menjadi peringatan akan Kristus yang hadir bagi dunia. Ia hadir untuk memberikan damai sejahtera dan mengenyahkan ketakutan. Dalam Yesus Tuhan kami, Engkau berkenan menyatakan rahmat dan pengharapan. Pengharapan yang Tuhan berikan seperti hadirnya cahaya di malam hari. Cahaya Ilahi yang mengenyahkan kegelapan.

                (Pelayan menyalakan lilin kecil dari api yang berasal dari lilin besar dan membagikan kepada presbiter-presbiter dan diteruskan kepada seluruh umat. Pohon terang diiringi nyanyian KJ 92:1-3)

Jemaat : Menyanyi KJ No.92:1-3 – MALAM KUDUS

1. Malam kudus, sunyi senyap; dunia terlelap.

Hanya dua berjaga terus – Ayah bunda mesra dan kudus;

Anak Tidur tenang, Anak tidur tenang.

Malam kudus, sunyi senyap. Kabar baik menggegap;

  1. Bala sorga menyanyikannya,kaum gembala menyaksikannya:

“Lahir Raja Syalom, lahir Raja Syalom!”

Malam Kudus, sunyi senyap. Kurnia dan berkat

tercermin bagi kami terus di wajah-Mu ya Anak Kudus,

cinta kasih kekal, cinta kasih kekal.

Doa Natal

(dengan diringi instrument lagu O Holly Night, jemaat bersaat teduh dan menaikkan doa harapan pribadi di hari Natal. Setelah doa, lampu penerang ruangan dinyalakan kembali. Pelayan mengakhiri doa-doa pribadi jemaat dengan memimpin Doa Bapa Kami secara bersama).

Persembahan Syukur

Presbiter : Tetapi aku, kepada kasih setiaMu aku percaya, hatiku bersorak-sorai karena penyelamatan-Mu. Aku mau menyanyi untuk TUHAN karena Ia telah berbuat baik kepadaku (Mzr. 13:6). Saudaraku, Mari kita bawa pada-Nya persembahan syukur kita.

Jemaat : Menyanyi KJ 123:1-dst – S’lamat, S’lamat Datang

1. S’lamat, s’lamat datang, Yesus, Tuhanku!

Jauh dari sorga tinggi kunjungan-Mu.

S’lamat datang, Tuhanku ke dalam dunia;

damai yang Kau bawa tiada taranya. Salam, salam!

2. “Kyrie eleison”: Tuhan, tolonglah!

Semoga kidung kami tak bercela.

BundaMu Maria diberi karunia

melahirkan Dikau kudus dan mulia. Salam, salam!

3. Nyanyian malaikat nyaring bergema;

gembala mendengarnya di Efrata:

“Kristus sudah lahir, hai percaya kabarku!

Dalam kandang domba kau dapat bertemu”. Salam, salam!

3.  Datang orang Majus ikut bintangNya,

membawa pemberian dan menyembah.

Yang dipersembahkan: kemenyan, emas dan mur;

pada Jurus’lamat mereka bersyukur. Salam, salam!

Presbiter : Memimpin Doa Syukur Persembahan

Doa Syafaat

Pelayan : Berdoa

Warta Pelayanan Jemaat

Pengutusan

Jemaat : Menyanyikan KJ 96:1, 3 – Di Malam Sunyi Bergema

Di malam sunyi bergema nyanyian mulia.

Malaikat turun mendekat dengan beritanya,

“Sejaht’ra bagi dunia, t’lah datang Penebus.”

Heninglah bumi mendengar nyanyian yang kudus.

Tetapi dosa pun tetap melanda dunia,

menyangkal kidung Kabar Baik sekian lamanya.

Hai insan, buka hatimu, mengapa rusuh t’rus?

Diamkan gaduh dan dengar nyanyian yang kudus.

Berkat

Pelayan : Arahkanlah hatimu kepada Tuhan,

Jemaat : Kami mengarahkan hati kepada Tuhan.

Pelayan : Jadilah Saksi Kristus,

Jemaat : Syukur kepada Allah.

Pelayan : Terpujilah Tuhan,

Jemaat : Kini dan selamanya.

Pelayan : Terimalah berkat Tuhan, “TUHAN memberkati  engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

 

Jemaat :   Menyanyi: Amin…Amin…Amin…

Saat Teduh Jemaat

Salam Jabat Jemaat

Jemaat     :    Menyanyi:  O Holy Night

O holy night, the stars are brightly shining
It is the night of the dear Saviour’s birth
Long lay the world in sin and error pining
‘till he appeared and the soul felt his worth
A thrill of hope the weary world rejoices
For yonder breaks, a new and glorious morn’
Fall on your knees! O hear the angel voices
O night divine. O night when Christ was born
O night divine. O night, o night divine.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *