Tata Ibadah Minggu Setelah Natal – Hidup bersama sebagai keluarga Allah

KEBAKTIAN MINGGU SETELAH NATAL

Minggu, 27 Desember 2015

 

Persiapan

Saat teduh pribadi

Penyalaan lilin ibadah

pembacaan pokok-pokok pewartaan

 

Jemaat      : Menyanyikan NKB 73:1-3 Kasih Tuhanku Lembut (Jemaat berdiri)

  1. Kasih Tuhanku lembut! Pada-Nya ‘ku bertelut
    dan ‘ku dambakan penuh: Kasih besar!
    Yesus datang di dunia, tanggung dosa manusia;
    bagiku pun nyatalah: Kasih besar!
    Refr. Kasih besar! Kasih besar!
    Tidak terhingga dan ajaib benar: Kasih besar!
  2. Ditolong-Nya yang penat dan berbeban berat
    juga orang yang sesat, Kasih besar!
    Walau hatimu cemar, kasih-Nya lebih besar
    dan membuat ‘kau benar, Kasih besar! Refr.:

 

Votum Dan Salam                       

Pelayan : Ibadah ini berlangsung atas pertolongan Tuhan yang menciptakan langit dan bumi,

Jemaat : Amin

Pelayan : Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus Kristus menyertai saudara sekalian!

Jemaat : dan menyertai saudara juga.  (Jemaat duduk)

 

Kata Pembuka

Pelayan : Saudaraku, tidak jarang kita bertanya,”Tuhan mengapa Engkau tidak bersamaku saat aku membutuhkan-Mu?” Kita mencari Dia dengan suara keras, hati yang cemas. Kita lupa bahwa Ia di sini, ada bersama kita. Sang Imanuel itu beserta kita sekarang dan selamanya. Karena itu alami, rasakan kehadiran-Nya.

Jemaat : Menyanyi PKJ 17:1-2 (Jemaat berdiri)

  1. Mari kita puji, kita muliakan Tuhan

Mari kita sujud mengagungkan kuasaNya

Besarkan namaNya dikerajaanNya

Kasih setiaNya abadi dan kekal

Sampai selamanya, haleluya. Sampai selamanya, haleluya

Refr: Sorak-sorak jagad raya, soraklah, isi dunia

Pujilah Haleluya

  1. Mari kita puji, kita muliakan Tuhan

Janganlah lupakan berkat dan anugerahNya

Sepanjang hidupmu bersyukurlah terus

Jadilah kau berkat bagi sesamamu

pimpinanNya tetap, Haleluya

pimpinanNya tetap, Haleluya (Reff)

 

Pengakuan Dosa

Pelayan : Marilah kita mengakui salah dan dosa kita secara pribadi, serta memohon pengampunan dari Tuhan.

(Jemaat berdoa secara pribadi. PL mengakhiri dengan kalimat:

Pelayan : Demikianlah pengakuan kami. Ampunilah kami yang berdosa ini ya Tuhan. Amin.

Jemaat : Menyanyikan KJ 28:1-2—YA YESUS, TOLONGLAH

  1. Ya Yesus, tolonglah, hapuskan dosaku
    dan dari nafsu dunia lepaskan hamba-Mu.
  2. Ya Yesus, dengarlah seruan hatiku,
    lengkapi aku yang lemah, sebagai lascar-Mu.

 

Berita Anugerah (Jemaat berdiri)

Pelayan : Marilah kita menerima anugerah Allah sebagaimana yang tertulis dalam Roma 4:7 “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya”. Demikianlah Berita Anugerah dari Tuhan.

Jemaat : Syukur kepada Allah

(umat saling memberi salam damai)

Jemaat : Menyanyikan KJ 402:1—KUPERLUKAN JURU SELAMAT

Kuperlukan Jurus’lamat, agar jangan ‘ku sesat;
s’lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat.

Refr.Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;

      Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.

PUJI-PUJIAN (Jemaat Berdiri)

P+J       :   Membaca Mazmur 146 : 1-10 secara berbalas-balasan,

Jemaat:   Menyanyi NKB No.143 Janji yang Manis

Janji yang Manis kau tak kulupakan

tak terombang-ambing lagi jiwaku

Walau lembah hidupku penuh awan

nanti kan cerahlah langit diatasku

Ref. Kau tidak ‘kan Aku lupakan, Aku memimpinmu, Aku membimbingmu

Kau tidak ‘kan Aku lupakan. Aku penolongmu, yakinlah teguh

 

Pelayanan Firman

Presbiter : Berdoa

Membaca alkitab PL/PB

Jemaat : Menyanyi : Haleluya…haleluya..haleluya

Pelayan : Berkhotbah

 

Paduan Suara/Vocal Group/Solo

 

Pengakuan Iman Rasuli (Jemaat berdiri)

Pelayan : Bersama dengan semua orang percaya dimana saja, mari kita ikrarkan Pengakuan Iman Rasuli.

P + J : Aku percaya kepada ………..

Jemaat : Menyanyi NR 77:1 (dinyanyikan dengan nada KJ 3-Kami Puji Dengan Riang)

Kupercaya Allah Bapa, Maha Kuasa dan benar,

Khalik langit maupun bumi, seg’nap dunia yang besar.

Oleh rahmat-Nya ku ada; pengharapanku teguh;

Kar’na Bapa menentukan perjalanan hidupku (Jemaat duduk)

 

Persembahan Syukur

Presbiter : Marilah kita memberikan persembahan syukur dengan mengingat firman-Nya: “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” (Amsal 3:9-10).

Jemaat : Menyanyi umat menyanyikan KJ 393:1-3 TUHAN BETAPA BANYAKNYA

  1. Tuhan, betapa banyaknya berkat yang Kauberi,
    teristimewa rahmat-Mu dan hidup abadi.

                        Refr. T’rima kasih, ya Tuhanku atas keselamatanku!

Padaku telah Kauberi hidup bahagia abadi.

  1. Sanak saudara dan teman Kaub’ri kepadaku;
    berkat terindah ialah: ‘ku jadi anak-Mu.
  2. Setiap hari rahmat-Mu tiada putusnya:
    hendak kupuji nama-Mu tetap selamanya.

(Jemaat berdiri)

Presbiter : Doa persembahan

(Jemaat Duduk)

 

Doa Syafaat

Pelayan : Berdoa

 

Warta Pelayanan Jemaat

 

Pengutusan dan Berkat (Berdiri)

Jemaat : Menyanyi PKJ 200—’Ku Diubah-Nya

Ku diubah-Nya saat kuberserah. Berserah kepada Yesus

Ku diubahNya  hingga  jadi baru dan menjadi milikNya

Kegemaran lama t’lah lenyap dan yang baru lebih berkenan

Ku diubahNya saat kuberserah dan menjadi milikNya

 

BERKAT

Pelayan : Pulanglah dengan mengingat firman-Nya: “Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini” (2 Kor. 8:7)

Terimalah berkat Tuhan: “Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan Wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia. Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.” Amin.

Jemaat : Menyanyi : Amin…amin…amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *