Tata Ibadah Perhadapan Pendeta

PERSIAPAN (Pendeta, petugas ibadah mempersiapkan diri di konsistori)

Penatua : Hari ini bersama dengan terbitnya mentari, kita terpanggil untuk datang ke rumah Tuhan. Maka dengan segala syukur kami ucapkan selamat datang ke dalam rumah TUHAN, mari bersekutu dalam nama-Nya. Arahkanlah hatimu pada Tuhan untuk berdoa kiranya Allah memberkati hadir dengan damai dan kuasa-Nya. Saya mengajak masing-masing kita bersaat teduh selama satu menit untuk berdoa dalam hati. (Masing-masing bersaat teduh).

Dengan rendah hati saya mengundang jemaat Tuhan bangkit berdiri untuk kita menyatakan ibadah, yang akan dipimpin oleh ……………….. Kita lagukan pujian ………..

Jemaat :  Menyanyi KJ No.454:1-2 ”Indahnya Saat Yang Teduh”

1. Indahnya saat yang teduh, Menghadap takhta Bapaku

Ku naikkan doa padaNya, sehingga hatiku lega

Di waktu bimbang dan gentar, Jiwaku aman dan segar

Ku bebas dari seteru, Di dalam saat yang teduh

2. Indahnya saat yang teduh, Dengan bahagia penuh

Betapa rindu hatiku, Kepada saat doaku

Bersama orang yang kudus, Kucari wajah Penebus

Dengan gembira dan teguh, Kunanti saat yang teduh (Prosesi Pelayan dan Majelis Jemaat memasuki ruang kebaktian)

VOTUM:

Pelayan :  Pertolongan kita, ialah di dalam nama Tuhan yang menjadikan langit dan bumi, yang memelihara kesetiaanNya sampai selama-lamanya, dan tidak meninggalkan perbuatan tanganNya.

SALAM

Pelayan :  Tuhan menyertai saudara sekalian;

Jemaat :  Tuhan menyertaimu juga.   (Jemaat duduk).

INTROITUS

Pelayan :  Membaca  nats  pembimbing

Jemaat : Menyanyi Kidung Jemaat No. 17 : 1

1. Tuhan Allah hadir pada saat ini, hai sembah sujud di sini.

Diam dengan hormat, tubuh serta jiwa, tunduklah menghadap Dia.

Marilah, umatNya, hatimu serahkan, dalam kerendahan.

PADUAN SUARA/VOKAL GROUP:

PEMBERITAAN FIRMAN:

Penatua :  Berdoa untuk pemberitaan Firman. Membaca bagian Alkitab,  kemudian mengucapkan: “Demikianlah Firman Tuhan.”

Pelayan : “Berbahagialah setiap orang yang mendengar Firman Allah, dan mememeliharanya di dalam hidupnya.”   Haleluya!

Jemaat : Menyanyi:  Haleluya…. Haleluya…. Haleluya….

Pelayan : Berkhotbah.

PADUAN SUARA/VOKAL GROUP:

PENGAKUAN IMAN RASULI:   (Jemaat berdiri).

Pelayan :  Marilah kita bersama-sama mengucapkan pengakuan iman kita dengan semua orang Kristen di segala tempat dan pada segala waktu.  demikian:

P + J :”Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Maha kuasa, Khalik langit dan bumi. ……. Dst

Jemaat :  (Menyanyi Nyanyian Rohani No. 308 : 1, 2)

1. Tuhan Kau kekal, Raja hati kami,

kami tak sesal, ikut firmanMu,

beriman teguh, pada jalan damai.

2. Bimbing kami pun, dalam pergumulan,

agar bertekun, sampai akhirnya,

diterangbaka, kami pandang Tuhan.          (Jemaat duduk)

 

Formulir Perhadapan Pelayan (Didahului dengan pembacaan SK oleh petugas)

Pelayan  : Umat Tuhan terkasih, hidup ini ibarat sebuah perjalanan panjang, tetapi bukan sembarang perjalanan. Buat setiap abdi Allah, hidup ini sesungguhnya ibarat sebuah perjalanan pengutusan, ya perjalanan iman. Sebab itu barisan para abdi Allah, ibarat kafilah yang sementara berjalan melintasi hidup ini. tidak saja dari waktu ke waktu, tatapi juga dari tempat yang satu ke tempat yang lain, seiring sejalan dengan amanat pengutusan agung dari Yesus Kristus. Terkadang sukacita, terkadang pula dukacita menghampiri para abdi Allah, membuat air matapun menetes jatuh dari sumbernya. Apalagi diri ini berada pada batas-batas tak berdaya, ketika akal budi mengalami kebuntuan karena saratnya muatan persoalan pelayanan. Terkadang para abdi Allah mengenal begitu dekat area pengabdian yang dilewati, yang membuat kita berbangga menatap hari esok, tetapi jangan lupa, terkadang kita ini mesti berdiam sejenak, membisu dan berdoa untuk menikmati betapa indahnya makna sebuah perjalanan pengutusan. Dengan pemahaman ulang akan makna sebuah pengutusan agung seperti inilah, Pendeta ……………………….., telah ditetapkan oleh Allah dan diutus oleh GMIT, hari ini, ke sini, ke jemaat Paulus Rutin. Supaya nyata kehendak hatimu untuk menerima dan melaksanakan Amanat Agung tentang pengutusan dan penempatan di jemaat …………………………………………….., maka saya menjemput saudara Pendeta ……………………….., berdiri untuk mengucapkan janji pembaharuan pengutusanmu di hadapan Allah dan di tengah-tengah jemaatNya.

Pendeta ………………………..

1. Di hadapan Allah dan di tengah-tengah jemaatNya saya menyatakan bahwa saya bersedia dan siap menerima amanat pengutusan untuk melayani di tengah-tengah jemaat ………………………., dalam susah maupun senang.

2. Saya akan melaksanakan amanat pengutusan ini dengan baik dan setia sesuai dengan Firman Allah, sehingga umat di sini bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus.

Jemaat       : Menyanyi nyanyian PKJ No.241:1

Tak ‘ku tahu ‘kan hari esok, namun langkahku tegap

Bukan surya ku harapkan kar’na surya ‘kan lenyap

O tiada ku gelisah akan masa menjelang

Ku berjalan serta Yesus maka hatiku tenang

Reff. Banyak hal tak kupahami dalam masa menjelang

Tapi t’rang bagiku ini tangan Tuhan yang pegang

Pelayan     : Berdoa (Memperhadapkan Pendeta ……………………….., kepada jemaat) Jemaat Tuhan Yesus Kristus, sambutlah saudara ini selaku hamba Tuhan untuk hidup di tengah-tengah kamu

Jemaat : Kami menyambut dengan sukacita dan bersedia untuk dilayani oleh dia sebagai pelayan Firman Allah. (Pendeta ………………………..,, kembali menghadap ke mimbar dan duduk)

PERSEMBAHAN JEMAAT:

Diaken :  Marilah kita memberikan persembahan, sebagai tanda ucapan syukur kita kepada Tuhan. Mari kita Berdoa!

Jemaat :   Menyanyi KJ. No. 288 : 1 dst. Mari,  Puji Raja Sorga…… dst.

DOA SYAFAAT

Pelayan : Berdoa

Jemaat : Berdiri dan Menyanyi KJ. No. 450 : 1,  5  Hidup kita yg benar … dst.

1. Hidup kita yang benar, haruslah mengucap syukur,

Dalam Kristus bergemar, janganlah tekebur,

Ref. Dalam susah pun senang, dalam segala hal;

Aku bermazmur dan ucap syukur, itu kehendakNya.

2. Tuhan Yesus tolonglah, sempurnakan syukurku,

Roh Kudus berkuasalah, di dalam hidupku.   Ref.

PADUAN SUARA/VOKAL GROUP:

B E R K A T

Pelayan  :  Pulanglah sauadara-saudari dengan sejahtera dan terimalah berkat Tuhan: Anugerah Yesus Kristus Tuhan kita, pengasihan Allah Bapa, dan persekutuan Roh Kudus, menyertai saudara-saudara, sekarang sampai selama-lamanya.

Jemaat : (Menyanyi)  Amin…. Amin…. Amin….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *