Anjing Hilang

FIRMAN HARI INI :

  • Ayat : Lukas 15:7

Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.” (Lukas 15:7)

  • Renungan : Anjing Hilang

Pembacaan Alkitab : Lukas 15:1-7

Seorang pendeta saat memimpin kebaktian umum, sampailah pada bagian doa syafaat. Ada banyak sekali kertas yang dititipkan di mimbar berisi catatan permohonan doa. Ada yang berisi pengucapan syukur karena telah sembuh, mohon doa untuk dapat pekerjaan, doa untuk kedukaan. Yang menarik dari semua catatan permohonan doa, ada satu kertas yang berisi tulisan, ‘Tolong doakan anjing saya yang bernama Bruno telah hilang 2 hari dari rumah. Kami sudah mencarinya tapi tidak menemukannya. Itu salah kami karena lupa mengkebirinya jadi sepertinya ia pergi bersama anjing betina yang dipacarinya. Tolong berdoa supaya Bruno bisa pulang kembali ke rumah.”

Pendetapun bingung berdoa dengan kalimat seperti apa supaya tidak mengundang tawa jemaat. Bagaimanapun berdoa untuk anjing yang hilang dari rumah karena pemiliknya lupa mengkebiri anjingnya adalah hal yang terdengar aneh dan lucu bagi kebanyakan orang. Tapi itu karena bagi kita yang lain, anjing yang hilang itu bukan hal yang penting sementara bagi pemiliknya adalah hal yang penting.

Tuhan Yesus pada saat mengajar tentang pentingnya dan berharganya kita di mata Allah memakai ilustrasi seorang pemilik domba yang memiliki 100 ekor domba. Satu saja dari kumpulan dombanya hilang namun ia meninggalkan yang 99 domba lalu mencari satu yang hilang itu. Keputusan yang aneh dan terkesan bodoh karena ia mempertaruhkan yang 99 ekor demi mencari yang 1 ekor saja. Kita boleh menilai bahwa pemilik domba-domba ini ceroboh karena bisa jadi saat meninggalkan 99 ekor dombanya bisa saja serigala menerkam mereka, bisa jadi mereka tersebar dan menjadi tak terkendali. Keputusan ini juga beresiko bagi si pemilik domba karena ia harus pergi ke tempat yang berbahaya yang bisa melukai kakinya dan bahkan nyawanya dipertaruhkan di bukit terjal. Ia mau mengambil resiko itu karena domba yang satu itu berharga dan bernilai tinggi di matanya.

Banyak alasan yang dapat menjauhkan kita dari Tuhan dan kita menjadi orang yang terhilang tapi Allah selalu berusaha mencari kita karena kita berharga di mata Allah. Segala upaya akan Allah ambil demi membuat kita kembali ke pelukan-Nya. Saat bertanya seberapa besar harga dan nilaimu di mata Allah maka jawabannya adalah engkau tak ternilai karena engkau sangat amat berharga. Tidak perduli seberapun besarnya dunia memandangmu rendah karena keadaan dirimu atau karena dosa yang pernah sahabat lakukan, tapi di mata Allah engkau amat berharga dan Ia mau mencari serta menerimamu kembali.

Tuhan Yesus menggambarkan betapa bahagianya Allah saat mereka yang berdosa kembali ke pelukan Allah bahwa akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada sukacita karena 99 yang tidak memerlukan pertobatan. Jadi dalam apapun sahabat sekarang, kembali kepada Allah, kembalilah ke jalan. Jangan dengar penilaian manusia sebab engkau berharga di mata Allah. (LM)

 

Seorang anak bertanya kepada Yesus, “Seberapa besar Engkau mengasihiku?” Yesus berkata, “Sebesar ini,” Ia lalu mati di kayu salib.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *