Apalah Arti Sebuah Nama – Keluaran 3:1-14

Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” (Keluaran 3:14)

Sepasang suami istri di Inggris memberikan nama bagi bayi mereka dan diperkirakan itu adalah nama terpanjang di dunia. Namanya adalah “Autumn Sullivan Corbett Fitzsimmons Jeffries Hart Burns Johnson Willard Dempsey Tunney Schmeling Sharkey Carnera Baer Braddock Louis Charles Walcott Marciano Patterson Johansson Liston Clay Frazier Foreman Brown.

Bayi ini memiliki 1 nama depan, 25 nama tengah, dan 1 nama keluarga. Ke-25 nama tengahnya diambil dari nama-nama petinju top dunia. “Semua itu muncul karena ayahnya dan aku, ibunya, terobsesi pada tinju. Kami juga punya selera humor yang sedikit gila,” kata Maria, ibu bayi tersebut.

Sahabat Kristus, kalau Kahlil Gibran membuat kalimat yang sangat populer yakni, ”Apalah arti sebuah nama”, akan tetapi bagaimanapun nama merujuk pada identitas makluk hidup atau suatu tempat. Sejak awal penciptaan, pekerjaan pertama manusia adalah memberi nama kepada semua makluk hidup. Artinya nama adalah hal yang penting. Tapi lebih dari itu, nama baik jauh lebih penting.

Allah sendiri ketika Musa menanyakan nama-Nya supaya bisa Musa sampaikan kepada bangsa Israel, Allah tidak bernama. Penyebutan AKU ADALAH AKU menunjuk pada pernyataan Allah bahwa Ia tidak bernama. Makluk ciptaan-Nya memang harus punya nama supaya dengan nama itu manusia bisa dikenali. Akan tetapi Allah tidak bernama, namun nama Allah penuh kuasa. Sekalipun tak bernama namun Allah dapat kenali dengan kuasa, kasih dan kebaikan-Nya.

Bagi manusia nama adalah identitas untuk dikenali. Dalam identitas itu semestinya juga dengan nama baik. Maka menjaga nama baik adalah hal yang penting. Sebab kita dinilai berdasarkan nama baik kita. Tapi bukan berarti bahwa menjaga nama baik dilakukan dalam kerangka kemunafikan atau sekedar demi pencitraan. Akhirnya yang terjadi adalah anda mengatur dan merekayasa sedemikian rupa citra anda supaya terkesan anda memiliki nama baik, padahal di balik itu anda melakukan hal yang semata-mata jahat. Tidak begitu. Nama baik akan ada dengan sendirinya ketika anda berlaku yang baik dan benar.

Selain semua umat Tuhan punya tanggung jawab untuk menjaga nama baik diri, ia juga terpanggil untuk menjaga nama baik sesama. Saat mengetahui ada sesama yang salah hidupnya, menurut penilaian anda, maka bukan hakmu untuk menceritakan perbuatannya. Apalagi dengan sengaja memburukkan nama orang. Memburukkan nama baik orang lain kadangdapat terjadi dalam kata-kata yang sederhana tapi akan berdampak sangat merugikan. Memang apalah arti sebuah nama tanpa nama baik. (Pdt. Leny Mansopu)

Wise Words : Melakukan yang terbaik pada saat ini akan menempatkan anda ke tempat terbaik pada saat berikutnya (Oprah Winfrey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *