Pulau Timor Tuan Rumah HUT GPI Ke-410 – Rangkaian Kabar Perayaan HUT GPI ke-410

Perayaan Ulang Tahun Gereja Protestan di Indonesia (GPI) tahun 2015 ke-410 mulai terasa. Sabtu, 21 Februari 2015, rombongan tamu tahap pertama telah tiba di Kupang. Rombongan pertama yang tiba adalah Badan Pengurus Harian (BPH) GPI dan staf berjumlah 9 orang.
Ketua GPI, Pdt DR.Samual B. Hakh yang sudah ada lebih dahulu di Kupang menjemput rombongan di Bandara Eltari bersama Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Emy Kamaleng dan Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt Ince Ay-Touselak, sebagai  tuan rumah kegiatan, serta para panitia pelaksana.
Ketua GPI, Samuel Hakh mengatakan perayaan HUT GPI ke-410 di Kupang adalah momentum penting dan strategis bagi warga Gereja Bagian Mandiri (GBM) untuk memaknai secara teologis beragam peristiwa historis dalam kehadirannya di tengah pergumulan bangsa dan negara, dan dalam usaha untuk memelihara keesaan dalam kebersamaan sebagai gereja saudara. Kajian sejarah akan menjadi pijakan dalam merajut kebersamaan di masa kini menuju masa depan yang lebih baik.
Ulang tahun GPI, jelasnya, setiap tahunnya selalu dirayakan oleh jemaat-jemaat di 12 Sinode Gereja Mandiri. Tetapi pada setiap kelipatan 5 tahun dirayakan secara nasional. Tahun 2015 GPI merayakan HUT-nya yang ke-410 dipusatkan kegiatannya di Timor dengan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) sebagai tuan rumah. Warga 11 anggota GPI yang tergabung dalam GBM akan hadir sebagai Gereja Bersaudara.
Perayaan HUT GPI ke-410 tahun yang jatuh pada tanggal 27 Februari 2015, akan memulai kegiatannya pada Minggu, 23 Februari. Pembukaan diawali di Kota SoE, Timor Tengah Selatan dan dan puncak acaranya akan dipusatkan di Kota Kupang pada Jumat, 27 Februari 2015. Harapan bersama seluruh rangkaian kegiatan yang akan digelar panita adalah terciptanya kebersamaan dalam keesaan.
Adapun tema perayaan HUT GPIÂ  ke-410 adalah : MEMAKNAI SEJARAH, MERAWAT PERSAUDARAAN, DAN MENEBAR KABAR BAIK DEMI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. Tema ini hendak menyasar tiga tujuan, yakni (1) Memaknai sejarah pekabaran Injil di Indonesia melalui Perayaan HUT, (2) Merawat rasa persaudaraan sesama warga Gereja Bagian Mandiri, dan (3) Menjadikan visi dan misi persaudaraan dalam kebersamaan GPI, milik seluruh warga Gereja Bagian Mandiri.
Aneka kegiatan akan dilaksanakan di dua tempat, Kota Kupang dan SoE, Timor Tengah Selatan. Kegiatan  diawali dari Kota Soe, berupa Ibadah Pembukaan tanggal 23 Februari 2015 di gedung kebaktian GMIT Imanuel SoE, mulai jam 11.00 Wita. Usai ibadah dilanjutkan dengan kegiatan Pelayanan Kesehatan, berupa seminar bertema “Penanganan obstetri dan kebidanan praktis di daerah terpencil” dengan sasaran para bidan se-Kabupaten TTS.
Ada juga Talk show kesehatan, bertema”Kesehatan Ibu dan Anak serta Kesehatan Reproduksi Wanita” bagi masyarakat dan jemaat. Keesokan harinya, 24 Februari dilakukan bakti sosial berupa, pengobatan gratis spesifikasi kesehatan ibu dan anak, sunatan massal dan Donor Darah. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Serba Guna Jemaat Efata Soe, mulai jam 08.00 wita.
Kegiatan selanjutnya dipusatkan di Kupang 25-27 Februari. Yakni, Seminar, Lomba paduan suara dan vokal grup, pameran dan ibadah puncak sekaligus penutupan kegiatan. Seminar dilakukan simultan mengusung tiga topik. Pertama, “Fungsi Nyanyian Dalam Ibadah Jemaat”; kedua, “Kiprah GPI dalam Lintasan Sejarah Gereja dan Sejarah Bangsa, dulu, kini dan nanti”; dan ketiga “NTT Pintu Gerbang Selatan Indonesia”. Kegiatan ini akan dilaksanakan di ruang kebaktian GMIT Jemaat Nazaret Oesapa dan GMIT Jemaat Koinonia Kuanino.
Sedangkan Pesparawi Paduan Suara dan Vokal Group antara sinode-sinode Gereja Bagian Mandiri dilaksankan pada  25 – 26 Februari 2015, mulai jam 17.00 di gedung kebaktian GMIT Jemaat Paulus Naikoten. Di tempat yang sama juga akan ada pameran yang melibatkan Gereja-Gereja Bagian Mandiri.
Untuk menutup seluruh rangkaian acara akan dilaksanakan Kebaktian Puncak Perayaan HUT GPI ke-410, pada Jumat 27 Februari 2015, mulai jam 15.00 Wita, di Jemaat Paulus Tingkat 1 Kupang. (paul bolla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *