37 KEPALA KELUARGA ANGGOTA JEMAAT GMIT BETEL BIMA TERENDAM BANJIR

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, Di tengah sukacita perayaan natal, kota Bima-NTB diterjang banjir bandang. Banjir mengepung 5 kecamatan pada Rabu, 21/12-2016 dengan ketinggian mencapai lebih dari 2 meter. Jemaat GMIT Betel Raba-Bima yang terletak di dalam kota, tak luput dari bencana ini. Sedikitnya 37 Kepala Keluarga di dua rayon terendam banjir. Demikian penjelasan Ketua Majelis Klasis Sumbawa Pdt. Leomardus Taku Bessi kepada Majelis Sinode GMIT pada pembahasan penanganan pasca banjir di ruang kerja ketua majelis sinode GMIT, Rabu, 5/1-2017.

Banjir menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Barang-barang milik warga hampir semua terbawa arus dan hanya tersisa pakian yang melekat di badan. “Untuk kebutuhan makan berupa beras dan super mie hingga saat ini bantuan dari pemerintah masih cukup, namun kebutuhan lain seperti tenaga relawan, pakaian dan keperluan mandi: sabun, sikat dan pasta gigi, shampo, pembalut, obat-obatan dan air bersih sangat dibutuhkan,” lanjut Pdt. Leo.

Mengatasi kondisi tersebut dalam rapat Majelis Sinode yang dipimpin ketua majelis sinode GMIT Pdt. Dr. Mery L. Y. Kolimon, telah memutuskan untuk menyurati jemaat-jemaat GMIT agar turut membantu meringankan beban para korban bencana melalui sumbangan diakonia berupa uang tunai. Informasi pengumpulan bantuan diakonia akan disampaikan melalui warta jemaat pada Minggu tanggal 8 Januari dan pada Minggu berikut tanggal 15 Januari pengumpulan sumbangan diakonia akan dilakukan secara serentak di jemaat-jemaat GMIT. Bantuan yang terkumpul disalurkan ke kantor sinode GMIT.  Tetapi bisa juga secara langsung melalui rekening Bank BRI atas nama Jemaat Betel Raba Bima dengan nomor: 007 901 041 067 505. Sedangkan sumbangan berupa barang ditiadakan akibat terkendala cuaca buruk dan ongkos pengiriman yang mahal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *