PROBASA, PENYIRAMAN HEMAT AIR ALA PAK CARDIAL LEO PENU

Foto: Pak Cardial Leo Penu (tengah) bersama om Matias dan om Eben Dethan di kebun contoh dengan sistem PROBASA

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, Tidak sedikit orang berkeinginan memanfaatkan pekarangan atau kebun untuk usaha pertanian, namun ketersediaan air selalu mematahkan semangat mereka. Bagi anda yang hobi bertani jangan kuatir karena dengan air yang sedikit pun, anda bisa menanam ratusan bahkan ribuan tanaman  hanya dengan memanfaatkan teknologi sederhana “PROBASA” temuan Pak Cardial Leo Penu, warga jemaat GMIT Betel Kampung Baru, Penfui.

PROBASA singkatan dari Penyemprotan Bawah Mulsa. Teknik ini merupakan perpaduan antara penyemprotan air menggunakan paralon dan plastik es yang ditaruh di bawah plastik mulsa. Kamis, 29/06-2017 kami menyambangi kediaman Pak Cardial di Baumata untuk mempelajari teknologi sederhana ini.

“Air yang ditampung dalam tandon/fiber dialirkan ke paralon ukuran 2 dim menggunakan dinamo. Paralon dipasang melintasi bedeng-bedeng yang disiapkan. Disetiap bedeng dipasang penyambung pipa bentuk T. Pada sambungan T inilah dihubungkan dengan plastik es dengan ketebalan o,5 mm dan diameter 3 cm sepanjang ukuran bedang. Sebaiknya tidak terlalu panjang agar tekanan air stabil kira-kira 15-20 m. Ujung plastik es di tarik menuju ujung bedang lantas di ikat,” jelas dosen peternakan lulusan Universitas James Cook Australia ini.

Selanjutnya, pada setiap batang tanaman, plastik es tersebut dilubangi dengan jarum dan ditutup dengan plastik mulsa. Hal ini dimaksudkan agar ketika keran di buka, air akan mengalir keluar tepat di batang tanaman. Dengan mulsa yang menutup dari atas, air  yang keluar dari lubang yang ditusuk jarum tadi tidak ke mana-mana melainkan mengalir disekitar batang tanaman saja.

Dengan teknik sederhana ini, ribuan tanaman sayuran dan buah (holtikultura) tersiram secara otomatis dan serempak dalam waktu hanya 15-30 menit, tergantung tekanan air. Makin besar tekanan air dalam paralon/plastik es, makin cepat penyiramannya.

Halaman rumah Pak Cardial yang hanya berukuran 50 X 50 meter terdapat 70 bedeng yang terisi tidak kurang dari 5000 pohon buah dan sayuran. Ada tomat, mentimun, melon, terung, kankung, bawang, lombok dll. Ribuan tanaman ini hanya membutuhkan 1 orang tenaga kerja.

Om Tias, asisten Pak Cardial yang sehari-hari mengurus kebun, mengaku senang karena dengan teknologi PROBASA ia tidak perlu memikul air dan menyiram satu-persatu tanaman. Cukup menekan tombol dan membuka keran dan tanaman akan tersiram dengan sendirinya dalam waktu singkat. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *