BPK GUNUNG MULIA SUMBANG BUKU UNTUK 10 PERPUSTAKAAN GMIT

Kupang, www.sinodegmit.or.id, Badan Penerbit Kristen (BPK) Gunung Mulia- Jakarta, bekerja sama dengan Bank Central Asia (BCA) kantor wilayah empat Kupang, menyumbang 10 unit komputer, 10 paket buku serta 10 rak buku untuk 10 perpustakaan jemaat GMIT.

Serah terima paket sumbangan tersebut berlangsung pada Jumat, 28/07-2017 di kantor Majelis Sinode GMIT.

“Kami bersyukur tahun ini kami diberi kepercayaan oleh BCA kantor wilayah 4 Kupang untuk memberikan pelayanan melalui literatur di lingkungan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT),” ungkap Pdt. Heru Leander, manejer produksi BPK-Gunung Mulia.

BPK-Gunung Mulia merupakan penerbit kristen tertua di Indonesia. Saat ini, kata Pdt. Heru, BPK-GM memiliki 10 cabang di seluruh Indonesia dengan 11 toko buku. Ia berharap di masa mendatang kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta dan gereja terus dikembangkan guna memberikan pelayanan yang lebih luas di wilayah Indonesia bagian Timur.

Robertus Gozali, pimpinan BCA kantor wilayah 4 Kupang juga menyatakan syukur perusahaan mereka bisa berbagi dan melayani masyarakat melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). Ia berharap bantuan ini bisa berguna bagi upaya mencerdaskan dan menumbuhkan iman warga gereja.

Atas semua bantuan yang diberikan, Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Dr. Mery Kolimon menyampaikan terima kasih kepada BCA dan BPK-Gunung Mulia. Ia berharap ke depan perusahaan-perusahaan lain seperti BPR-Tanaoba Lais Manekat (TLM) dan Bank NTT yang turut diundang pada acara ini agar melalui dana CSR dapat memberi sumbangsih bagi pelayanan gereja melalui literatur.

“Ciri seorang murid adalah terus belajar. Sumber-sumber belajar datang dari berbagai hal, salah satunya adalah literatur termasuk literatur kristen yang tersedia. Kami berterimakasih kepada BPK-Gunung Mulia yang konsisten dengan visinya untuk menjadi gereja yang terus menerus menulis dan membaca. Kami juga berterima kasih kepada BCA dalam kerja sama dengan BPK-GM dan GMIT melalui dana CSR guna mendorong upaya pencerdasan kehidupan bangsa melalui pendidikan literasi.” Ujar Pdt. Mery.

Dalam kaitan dengan bidang pendidikan, Pdt. Mery juga menyinggung tantangan GMIT terkait ratusan sekolah GMIT yang memprihatinkan dan berharap adanya kerja sama antar lembaga.

“Kami menitip pesan untuk pimpinan BCA, Bank TLM dan Bank NTT. GMIT memiliki ratusan sekolah yang sangat memprihatinkan. Kami sedang mengumpulkan data terkait sekolah-sekolah tersebut dan mohon dukungan BCA, BPR-TLM, Bank NTT melalui dana CSR  tahunan agar berkenan dapat mengadopsi satu atau dua sekolah kami sebagai bentuk dukungan pemberdayaan bagi masyarakat NTT,” harap Pdt. Mery.

Acara serah terima ini juga turut disaksikan oleh pimpinan BPK-GM cabang Kupang, Andri Mailani, beberapa klasis penerima bantuan diantaranya Ketua Majelis Klasis  (KMK) Rote Barat Daya, Pdt. Tonias Nalle, KMK TTU, Pdt. Paulus Nubatonis dan Pdt. Joel Leosae, ketua majelis jemaat Petra Kefamnanu.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *