Hari ini MS Sinode GMIT Adakan Pastoral Politik Bagi Paslon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Rote Ndao

Foto bersama Tim Pastoral Politik MS GMIT dengan calon gubernur NTT di GMIT Pniel Oebobo, Selasa, (12/6).

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, Jelang Pilkada serentak pada 27 Juni mendatang, Majelis Sinode (MS) GMIT mengadakan pastoral politik bagi calon kepala daerah yang berasal dari anggota GMIT. Pastoral politik berlangsung di tiga kabupaten yakni: Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Kupang dan Rote Ndao.

Ketua UPP Kemitraan MS GMIT Pdt. Emile Hauteas mengatakan, sejauh ini pastoral politik telah dilaksanakan di kabupaten TTS, yang dihadiri tiga dari empat pasangan calon Bupati dan Cawabup. Sementara sisanya Kabupaten Rote Ndao akan berlangsung pada hari ini, Rabu (20/6) di Gedung Gereja GMIT Syalom Mokdale-Ba’a, pukul 09:00 pagi. Menyusul kabupaten Kupang pada Minggu, (24/6) mendatang.

Sebelumnya Selasa, (12/6), kegiatan yang sama diperuntukan bagi empat paket calon gubernur dan wakil gubernur NTT.  Dalam suara gembalanya, Ketua MS GMIT, Pdt. Mery Kolimon mengatakan pastoral politik merupakan salah satu tugas gereja guna mendorong semua calon yang sedang bersaing yang adalah warga GMIT, bersungguh-sungguh memikirkan nasib dan masa depan masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi  dan memiliki kemampuan untuk mengatasinya.

Lebih lanjut Ketua MS GMIT menegaskan bahwa keterlibat gereja dalam politik bukan untuk memihak pada calon atau partai tertentu melainkan pada nilai-nilai Kerajaan Allah sebagaimana yang diamanatkan Yesus Kristus, seperti: keadilan, perdamaian, kesetaraan dan keutuhan ciptaan.

“Keyakinan teologis GMIT adalah bahwa kalau Gereja terlibat dalam politik, itu didasarkan pada pemahaman bahwa Allah yang memanggil dan mengutus Gereja adalah Allah yang juga berpolitik. Politik Allah adalah karyaNya mengubah kekecauan menjadi keteraturan bagi kesejahteraan semua manusia dan segenap ciptaan,” ujar Pdt. Mery.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *