Menkumham Yasona Laoly Tiba Di Waingapu Hadiri Pembukaan Sidang Raya PGI XVII

Menkumham Yasona Laoly menyampaikan kesan pesan jelang sidang PGI XVII, Kamis, (7/11) di ruang MPL Hapu Mbai Jemaat GKS Payeti, Waingapu.

Waingapu-Sumba, www.sinodegmit.or.id, Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Yasona Laoly tiba di Waingapu, Sumba Timur,  Kamis (7/10), pukul 17.00 untuk menghadiri Pembukaan Sidang Raya (SR) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) XVII, yang akan dimulai besok, Jumat, (8/11).

Yasona tiba di Waingapu didampingi Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Wakil Gubernur NTT Yosef Nae Soi, dan Wakapolda NTT Brigjen Pol. Jonny Asadoma. Menkumham dua periode ini diterima oleh Bupati Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijora, Ketua Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS), Pdt. Alfred Dj. Samani, M.Si dan Ketua Majelis Jemaat GKS Payeti, Pdt. Yuli A. Ambu.

Pada jumpa pers di gedung MPL Hapu Mbai yang merupakan lokasi berlangsungnya sidang, Yasona berharap persidangan ini memberi sumbangsih pemikiran tidak hanya terkait pergumulan gereja-gereja protestan di Indonesia tetapi juga tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia sekarang dan di masa depan.

Gereja GKS Payeti Waingapu dan Gedung MPL Hapu Mbai, Lokasi SR PGI XVII.

“Sidang raya PGI merupakan perhelatan besar buat kita umat Kristiani. Gereja-gereja menggumuli persoalan bangsa, tidak hanya persoalan rohani tetapi juga kita berharap ada sumbangsih pemikiran gereja mengenai arah bangsa ke depan … Kita berharap semua acara bisa berjalan lancar dan saya percaya bahwa Tuhan Yesus beserta kita dan akan memberikan yang terbaik bagi kita,” ujar Yasona.

Kebaktian dan acara pembukaan akan dilaksanakan pada besok Jumat, (8/11) pukul 10.00 Wita di Pulukambera. Diperkirakan 8 ribu orang termasuk peserta dari seluruh Indonesia akan mengikuti kebaktian pembukaan.

Sidang PGI kali ini mengambil tema: “Aku adalah yang Awal dan Akhir” (Band. Wahyu 22:12-13) dan Sub tema: “Bersama Seluruh Warga Bangsa, Gereja Memperkokoh NKRI yang Demokratis, Adil dan Sejahtera bagi Semua Ciptaan Berlandaskan Pancasila dan UUD 1945”. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *