Dampak Virus Corona GMIT Tunda Pelayanan Sakramen, Gedung Gereja Boleh Dipakai Pemerintah

Foto: Majelis Sinode Harian GMIT

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, Memahami kehadirannya sebagai yang diutus Allah untuk memberitakan keselamatan bagi segenap ciptaan, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menunda semua ibadah yang biasanya melibatkan banyak orang atau yang dilaksanakan di gedung gereja demi mencegah penularan pandemi virus corona.

“Kami minta menunda pemberkatan nikah dan resepsinya, ibadah kategorial/fungsional, penahbisan sidi baru, baptisan, perjamuan kudus, perhadapan BPP/UPP, serah terima Majelis Jemaat, perhadapan Ketua Majelis Jemaat, emeritasi, berbagai ibadah syukur dan pelayanan khusus lainnya yang melibatkan banyak orang,” demikian kutipan poin 5 (lima) Surat Himbauan Majelis Sinode GMIT tertanggal 20 Maret 2010.

Lama waktu penundaan berlaku sejak 20 – 31 Maret 2020 dan akan ditinjau lagi apabila situasi belum kondusif.

Selain itu dalam surat yang sama Majelis Sinode GMIT juga menyatakan kesiapan membantu pemerintah dengan menyediakan gedung-gedung gereja GMIT untuk dipakai bila dibutuhkan.

“Dalam situasi darurat ketika dibutuhkan oleh pemerintah, gedung-gedung gereja mesti terbuka untuk menjadi bagian dari tempat pelayanan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan,” demikian kutipan poin 12 surat himbauan Majelis Sinode GMIT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *