Jemaat GMIT Pniel Menia-Sabu Barat dan BKKPN-Kupang, Tanam Terumbu Karang

SABU BARAT, www.sinodegmit.or.id, Merayakan bulan lingkungan hidup, Jemaat GMIT Pniel Menia bekerja sama dengan Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) – Kupang, melakukan kegiatan penanaman terumbu karang di Pantai Paro, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Rabu, (4/11).

Plt Kepala BKKPN Kupang, Imam Fauzi, pada kesempatan ini menyerahkan bantuan 120 struktur spider (rumah karang berbentuk sarang laba-laba) dan 25 buah struktur beton sedangkan Jemaat Pniel Menia menyumbang 10 buah struktur beton.

Rowi Kaka Mone, tenaga lapangan BKKPN-Kupang wilayah Sabu-Raijua yang juga anggota jemaat Pniel Menia mengatakan kegiatan rehabilitasi terumbu karang ini bertujuan memulihkan ekosistem terumbu karang yang rusak akibat gelombang, sianida, potas, pengambilan terumbu karang, pemanasan global, bom ikan, dll.

Menyampaikan sambutan pada kegiatan ini, Pjs Bupati Sabu-Raijua Ferdi Kapitan, mengakui bahwa pembangunan ekonomi yang dicanangkan pemerintah atas nama pengentasan kemiskinan seringkali mengabaikan aspek ekologi, karena itu ia mengapresiasi upaya konservasi ekosistem laut yang dilakukan secara bersama-sama dengan pihak gereja.

“Saya berterima kasih kepada lembaga-lembaga keagamaan, termasuk gereja, mari kita terus bahu-membahu untuk menyuarakan upaya-upaya rehabilitasi ekosistem laut kita melalui mimbar-mimbar,” kata Ferdi.

Usai menyampaikan sambutan, Ferdi menyerahkan bantuan rumput laut, tali dan waring kepada 281 kepala keluarga pembudidaya rumput laut yang berasal dari desa Ledetalo, Eilogo, Waduwalla dan Ledeke.

Ketua Majelis Klasis Sabu Barat, Pdt. Ferderik H. Here Wila menyampaikan terima kasih kepada Pemda Sabu-Raijua, BKKPN-Kupang, dan semua pihak yang telah mendukung perayaan bulan lingkungan GMIT.

“Komitmen kita sebagai gereja adalah kita perlu bergandeng tangan untuk selamatkan lingkungan hidup. Kami berharap, upaya konservasi laut di Pniel Menia ini menjadi inspirasi untuk semua jemaat GMIT di pesisir pantai.”

Seluruh rangkaian kegiatan bulan Lingkungan Hidup ini diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Nevis Rihi Tugu dan Vic. Rudi Riwu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *