54 Warga terinfeksi Covid-19, Majelis Jemaat Paulus-Kupang Beri Pelayanan Prima

KUPANG,www.sinodegmit.or.id, “…Ketika Aku sakit, kamu melawat Aku…” (Matius 25:36b). Pesan ini berasal dari perumpamaan Yesus tentang Penghakiman Terakhir dimana Ia mengidentifikasi diriNya sebagai orang sakit yang dilawat atau dibiarkan menderita.

Pesan Tuhan Yesus ini memberi spirit kepada Majelis dan Jemaat GMIT Paulus-Kupang untuk memberikan pelayanan prima kepada 54 warganya yang terinfeksi Covid-19 sejak Januari hingga Pebruari 2021.

Dukungan pelayanan tersebut berupa penguatan spiritual melalui doa secara virtual setiap hari dan ibadah online via zoom setiap hari minggu.

Bagi para pasien yang menjalani isolasi mandiri maupun yang dirawat di rumah-rumah sakit, penguatan spiritual ini dirasakan sangat bermanfaat.

“Saya bersyukur pada persaudaraan seiman di GMIT, khususnya GMIT Paulus, lebih khusus Presbiter di Rayon 8, yang terus melayani kami melalui ibadat penguatan dan pelayanan diakonia. Puji Tuhan, saya punya GMIT yang menjadi alat Tuhan dan sudah menolong kami,” demikian ungkapan perasaan Ludji Michael Riwu Kaho yang menulis di akun Facebooknya, 8 Februari 2021 lalu.

Selain pelayanan rohani ada pula pelayanan diakonia berupa pembagian makanan/minuman dan vitamin setiap Jumat.

“Setiap minggu kami dapat pembagian paket makanan, buah-buahan, telur, susu, vitamin, dan lain-lain. Pelayanan gereja ini luar biasa karena sangat membantu kami para pasien isolasi yang tidak bisa ke mana-mana. Selain itu ada ibadah setiap minggu melalui Zoom, dan kiriman doa dan pesan penguatan Firman Tuhan melalui rekaman audio,” ujar Frederik Tielman, salah satu pasien Covid-19 yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumah.

Frederik Tielman bersama istri

Pdt. Any Sapay-Mella, menjelaskan upaya mereka untuk mendeteksi dan menjangkau para pasien Covid sangat penting guna mengedukasi warga jemaat bahwa terpapar Covid bukan aib dan bukan akhir kehidupan. Jemaat harus terbuka dan segera memberi informasi kepada Majelis Jemaat atau presbiter di rayon jika punya gejala atau terpapar Covid-19.

“Kami punya Tim Covid-19 yang giat melakukan edukasi, memantau dan mendata anggota jemaat yang bergejala dan terpapar. Tujuannya supaya ada pemahaman bersama bahwa Covid-19 bukan aib, jadi jangan disembunyikan. Lalu kami berempat, saya, Pdt. Bobie Mangngi, Pdt. Nety Fanggidae-Nunuhitu, dan Pdt. Norma Folla berbagi tugas untuk memberikan pelayanan rohani secara virtual dan bantuan diakonia yang kami antar langsung ke rumah-rumah pasien,” ujar Ketua Majelis Jemaat Paulus-Kupang.

Untuk mengorganisir pelayanan kepada pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di rumah maupun di rumah sakit, lanjut Pdt. Any, mereka memperkuat peran Badan Diakonat, Kaum Bapak dan Pemuda serta Tim Covid. Juga mereka membangun kerja sama dengan RT dan RW setempat serta Dinas Kesehatan Provinsi yang memberi dukungan Alat Pelindung Diri (APD) dan vitamin.

Yang tak kalah penting adalah membangun komunikasi dan informasi dengan jemaat tentang warga yang terpapar dan mengumumkan melalui warta jemaat nama-nama anggota jemaat yang telah sembuh. Dengan informasi ini anggota jemaat yang bertetangga dengan pasien turut memberi support moril maupun materil. ***

Types of birth control pills for managing acne. Drospirenone 3mg — such as Yaz and Yaz Flex Low dose pills These pills contain more oestrogen 30mcg along with the following progesterones: Dienogest 2mg such as Valette.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *