Posko & Tim Tanggap Bencana Siklon Seroja GMIT Bergerak Bantu Korban

Jemaat Hosana Naiotel yang terisolir sedang membuat tandu evakuasi korban meninggal dunia

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, Menanggapi dampak bencana Siklon Seroja yang melanda NTT pada Jumat-Minggu, (2-4 April 2021), Majelis Sinode GMIT telah membentuk Posko dan Tim Bencana yang bermarkas di Kantor MS GMIT, Jln. SK. Lerik, Kota Baru-Kupang.

Struktur Tim Tanggap Bencana Siklon Seroja terdiri dari:

Ketua: Pdt. Dr. Mery Kolimon; Wakil Ketua: Pdt. Paoina Bara Pa; Sekretaris: Pdt. Yulian Widodo; Bendahara: Pdt. Lucia Billik.

Tim dilengkapi 5 seksi yakni: Seksi Humas/call center dan Kemitraan, Distribusi Bantuan, Sekretariat (data dan informasi), Pastoral & Trauma Healing, dan Pengelolaan Dana/Finance.

Posko dibuka setiap hari, Senin hingga Sabtu, jam 08.00-17.00 Wita, dengan call center: Pdt. Yulian Widodo (telp/whats app: 0813-3939-7683) dan Deki Faah (tlp/whats app: 0852-3911-0989).  

Hingga hari ini Kamis, (8/4), bantuan uang yang terkumpul sebesar Rp. 420.032.800,- (Empat Ratus Dua Puluh Juta Tiga Puluh Dua Ribu Delapan Ratus).

Mengingat sejumlah wilayah terdampak bencana sulit dijangkau dengan transportasi maka diharapkan bantuan dalam bentuk uang tunai agar mudah disalurkan.

Wilayah prioritas bantuan sekarang adalah: Pido (Klasis Alor Timur Laut), Malaipia (Klasis Alor Tengah Selatan), Mainang (Klasis Alor Tengah Utara), Kolana (Klasis Alor Timur) Tamakh (Klasis Pantar Barat-Alor), Tamalabang (Klasis Pantar Timur-Alor), Klasis Amanuban Selatan, (Kabupaten Timor Tengah Selatan), Klasis Malaka, Klasis-klasis di kabupaten Rote-Ndao dan Kabupaten Sabu Raijua, Klasis-Klasis di Kabupaten Kupang, dan Klasis-Klasis di Kota Kupang.

Suasana Kebaktian Penguburan korban siklon Seroja yang tertimpa bangunan gereja, Pendeta Merly Molina-Kande dan anaknya

Kendati terkendala jaringan internet dan listrik namun Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Mery Kolimon, mengungkapkan saat ini pihaknya sedang bekerja keras mempersiapkan data base kerusakan, korban dan kebutuhan bantuan dari seluruh wilayah pelayanan GMIT.

“Kami minta para pendeta agar segera menyiapkan data sehingga Tim mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai dampak bencana di wilayah pelayanan GMIT.”

Ia menyampaikan terima kasih yang tulus untuk semua pihak yang telah membantu masyarakat NTT baik dukungan doa maupun materi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *