Pertama Kali: Delegasi GMIT Menjabat Anggota Central Committee Dewan Gereja se-Dunia

Perhadapan Central Committee DGD/WCC periode 2022-2030

www.sinodegmit.or.id,“GMIT telah menjadi anggota DGD pada Sidang Rayanya pertama yang dihadiri oleh Ds. A. Rotti tahun 1948. Sejak itu wakil GMIT selalu menghadiri Sidang Raya-Sidang Raya DGD tetapi GMIT sampai sekarang lebih banyak menerima daripada memberi dalam forum DGD itu.”

Kutipan di atas tercatat dalam buku sejarah GMIT “Benih Yang Tumbuh 11” karangan Dr. Frank. L. Cooley, terbit 1976, hal. 309, dengan sub judul, “Hubungan GMIT dengan badan-badan Oikumenis se-dunia.

DGD atau World Council of Churches (WCC), berdiri tahun 1948, setahun setelah berdirinya GMIT (1947). Saat ini DGD memiliki 348 anggota dari berbagai denominasi Kristen di seluruh dunia termasuk GMIT.

Bisa jadi, anggota GMIT yang membaca catatan Cooley tersebut merasa kecil hati. Sebab bukankah, ada nasihat Rasul Paulus, “Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kisah Para Rasul 20:35).

Puji Tuhan, di tahun 2022 atau pasca 74 tahun menjadi anggota DGD, tibalah giliran GMIT memberibagi dunia melalui terpilihnya Pdt. Dr. Mery Kolimon menjadi anggota Central Committee Dewan Gereja-gereja se-Dunia (DGD) dalam sidang ke-11 di Karlsruhe, Jerman, 31 Agustus – 8 September 2022. Capaian ini menjadi catatan sejarah bagi GMIT menjelang usianya yang ke-75 pada bulan Oktober mendatang.

Central Committee atau Komisi Sentral merupakan badan pengatur utama WCC.  Central Committee bertemu setiap dua tahun. Komisi ini bertanggung jawab untuk melaksanakan kebijakan yang diadopsi oleh Sidang Raya, meninjau dan mengawasi program WCC dan anggaran WCC. Komisi ini menjalankan tugas selama 8 tahun, sejak terpilih hingga Sidang Raya berikutnya.

Selain GMIT, ada pula delegasi dari Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Gereja Kristen Injili di Tanah Papua (GKITP), Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Dengan demikian terdapat lima delegasi Indonesia yang duduk dalam Central Comite DGD untuk periode 2022-2030.

Salah satu tokoh GMIT yang pernah menduduki jabatan di DGD adalah Prof. Johannes Ludwig Chrysostomus Abineno. Ketua Sinode GMIT periode 1950-1953 dan 1956-1960 ini pernah menjabat sebagai anggota Commission on Faith and Order. Komisi ini bertugas mencari titik temu dalam perbedaan-perbedaan ajaran dan jabatan gereja dari berbagai denominasi dalam DGD.

Gereja-gereja anggota DGD meliputi sebagian besar Gereja Ortodoks, gereja-gereja Protestan, termasuk Komuni Anglikan, sebagian Baptis, Lutheran, Methodist, Presbiterian, Reformed, gereja-gereja independen dan united, beberapa gereja Pantekosta, dan beberapa gereja Katolik Lama. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *