Mahasiswa KBPM Tematik UKAW Bantu Pendataan Sensus GMIT

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, Mahasiswa sebagai kelompok milenial dengan keterampilan digital dibutuhkan gereja dalam pengembangan sistem data yang kuat bagi perencanaan pelayanan. Harapan ini disampaikan Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Mery  Kolimon, saat menerima 26 mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang yang akan melaksanakan Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) Tematik di Kantor MS GMIT, Kamis, (9/2).

“Selamat datang di kantor Sinode GMIT. Terima kasih telah memberi diri belajar di UKAW dan saat ini akan sama-sama belajar di Rumah Bersama GMIT. Adik-adik datang dari berbagai penjuru NTT, melebur diri menjadi satu tim. Kalian adalah kelompok milenial yang dibutuhkan gereja. We need you. Dengan keterampilan digital yang dimiliki mari menghasilkan data yang kuat bagi perencanaan pelayanan yang lebih baik, selama dua bulan ke depan,” ujar Pdt. Mery.

Kegiatan KBPM Tematik mahasiswa ini akan berfokus pada upaya menyukseskan Sensus Populasi GMIT tahun 2023.

“Tahun ini kami sementara tancap gas terkait sensus populasi GMIT. Setiap kebijakan pelayanan yang baik haruslah merupakan kebijakan pelayanan yang berbasis data. Data-data tersebut mesti menjadi data yang terinput dengan baik,” lanjut Pdt. Mery.

Menurut Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Ir. Andreas Ishak Medah, kegiatan KBPM Tematik berlandaskan pada beberapa prinsip utama yakni; co-creation (gagasan bersama), co-financing/co-funding (pendanaan bersama), flexibility (keluwesan), sustainability (berkesinambungan), research based community services (berbasis riset) dan diarahkan untuk pemenuhan tujuan SDGs dan guna meningkatkan kualitas program KBPM (continually improvement).

“Peserta KBPM di kantor Sinode GMIT tahun ini berjumlah 26 orang dengan pembagian tugas-tugas collecting, input dan cleaning data. Kelompok mahasiswa ini akan terbagi dalam dua tim yakni tim lapangan yang bertanggung jawab terhadap collecting data dan tim yang bertanggung jawab atas input dan cleaning data,” ujar Andreas Medah, yang adalah juga anggota Tim Kerja Penelitian BP4S GMIT.

Para mahasiswa berasal dari FKIP (Program Studi IPTh, Program Studi PBI, dan Program Studi PJKR), Fakultas Ekonomi (Program Studi Akuntansi) dan Fakultas Hukum (Program Studi Ilmu Hukum).

Seusai diterima secara resmi oleh MS GMIT, para mahasiswa mendapat pembekalan terkait proses pengisian data pada aplikasi KoboCollect, yang merupakan aplikasi untuk collecting data pada Sensus Populasi GMIT tahun 2023 oleh ketua dan sekretaris BP4 Sinode GMIT, Pdt. Saneb Blegur dan Pdt. Frans Dillak, serta Tim Input, Fajar Muda dan Haris Budiyanto. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *