Harapan GMIT untuk KTT ASEAN di Labuan Bajo

Sumber foto: asean2023.id/enAntara Foto/Akbar Nugroho Gumay/rwa.

www.sinodegmit.or.id, Kami berharap Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN akan berlangsung baik mencapai tujuannya dan Indonesia menjadi tuan dan puan rumah yang menciptakan kondisi terbaik agar pemimpin-pemimpin negara di kawasan ASEAN dapat membicarakan tantangan-tantangan dan peluang pemajuan kehidupan masyarakat di kawasan ini.

Kiranya KTT ini memungkinkan rasa saling percaya di antara pemimpin dan warga bangsa-bangsa ASEAN untuk saling mendukung dalam pemulihan kehidupan ekonomi, sosial budaya, dan politik pasca pandemi, serta memantapkan peran serta para pemimpin ASEAN di level global.

Kami harapkan perhatian para pemimpin ASEAN untuk isu-isu ini:

Satu,Pemulihan ekonomi kawasan, khususnya pasca pandemic. Sejak minggu lalu WHO sudah mengumumkan perakhirnya Pandemi Covid-19 dan kita mesti bergerak maju untuk pulih dari dampak-dampaknya. Solidaritas antar bangsa sangat penting, sebab globalisasi menyadarkan bahwa kita saling tergantung satu dengan yang lain. Kiranya KTT untuk memperkuat kesadaran dan strategi bersama untuk berpulih bersama, termasuk menghadapi kiris global akibat perang di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina.

Dua,Kejahatan kemanusiaan perdagangan orang. Kami mohon perhatian KTT terhadap isu perdagangan orang yang melibatkan pelaku dan korban lintas negara, termasuk di ASEAN. Para pemimpin negara memiliki tugas melindungi kelompok paling rentan dalam kehidupan bangsa-bangsa di ASEAN. Perlu ada kerja sama yang makin terorganisir untuk mencegah dan menangani masalah perdagangan orang ini.

Tiga, Isu lain yang kami mohon menjadi juga perhatian adalah demokratisasi, korupsi, dialog lintas agama, keadilan gender, dan transformasi digital yang merupakan masalah-masalah global yang membutuhkan respons kreatif dan dinamis dari bangsa-bangsa di Asia Tenggara.

Empat,Pelestarian lingkungan hidup. Asia Tenggara dikarunia kekayaan alam yang luar biasa. Dua dari sepuluh pulau terbesar di dunia berada di kawasan ini (Kalimantan dan Papua). Sekaligus pulau-pulau kita sangat rentan terhadap eksploitasi yang tak terkendali, termasuk melalui pertambangan yang tidak ramah alam. KTT ini perlu memperkuat komitmen untuk pembangunan berkelanjutan demi kelestarian hidup, termasuk kelestarian lingkungan alam di kawasan Asia Tenggara ini.

Kami doakan pelaksanaan KTT ke-42 ASEAN yang aman. Tuhan berkati pimpinan TNI dan Polri di NTT maupun secara nasional untuk tugas pengamanan peristiwa penting dan bersejarah di NTT ini. Kiranya acara berjalan dengan sukses dan dapat selesai dengan membanggakan kita semua sebagai tuan dan puan rumah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *