Umat Masjid Agung Al-Fatah Kalabahi Sambut Peserta Muspel Kaum Bapak GMIT

Kalabahi-Alor,www.sinodegmit.or.id, Umat Muslim Kalabahi menyambut Peserta Musyawarah Pelayanan (Muspel) Kaum Bapak Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), di pelataran Masjid Agung Al-Fatah Kalabahi, Alor, pada Rabu (10/7), pukul 07.00 Wita.

Peserta Muspel tiba di Kalabahi dengan menggunakan angkutan laut Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Lakaan. Peserta dijemput di Pelabuhan oleh Penjabat Bupati Alor, Dr. Drs. Zeth Soni Libing, M.Si, bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Alor, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Alor, Muhammad Bereh, SH, Kapolres Kabupaten Alor, AKBP Supriadi Rahman, S.I.K, M.M, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1622/Alor, Letkol Inf. Amir Syarifudin, SH, Para Pendeta GMIT dan Panitia Pelaksana. Selanjutnya peserta diarahkan menuju Masjid Al-Fatah, yang terletak di Binongko, Kalabahi.

Para Muslimah dan tokoh-tokoh Muslim berdiri berjejeran sepanjang jalan, sambil tersenyum mengucapkan selamat datang kepada para peserta Muspel. Selanjutnya para peserta dijamu dengan makanan dan minuman, sambil mendengarkan nyanyian dari Grup Musik Qosidah.

Ketua Yayasan Masjid Al-Fatah, Arif Panara, dalam sambutannya berbicara tentang sikap persudaraan antar umat beragama yang harus dijunjung tinggi.

“Ada tiga pilar kerukunan umat beragama yakni pilar budaya, pilar agama dan pilar pemerintah. Dalam pilar-pilar ini ada nilai persatuan dan persaudaraan, yang melahirkan sikap saling menghargai dan tolong menolong. Hal ini merupakan warisan nenek moyang, yang harus dilaksanakan turun temurun. Hari ini kami tunjukan kepada tamu kami yang mulia, para peserta Muspel,” kata Arif.

Ia mengharapkan agar kegiatan Muspel berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang baik bagi pelayanan Kaum Bapak GMIT ke depan.

Sementara itu, Penjabat Bupati Alor, Dr. Drs. Zeth Soni Libing, M.Si, berbicara tentang sikap toleransi yang ditunjukan kepada setiap tamu yang datang ke Alor.

“Inilah cara kami memelihara persudaraan. Ada kerja sama yang baik antar umat beragama ketika ada acara-acara keagamaan, sehingga kehidupan umat yang beragam tetap terpelihara,” kata Zeth.

Usai dijamu di Masjid Al-Fatah, para peserta Muspel berjalan kaki menuju Gedung Gereja Pola, Kalabahi, Klasis Alor Barat Laut, untuk mengikuti acara penyambutan.

Hadir juga dalam acara tersebut Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Saneb Y.E. Blegur, Sekretaris Badan Studi Tata Gereja Sinode GMIT, Pdt. Johanis T. Salukhfeto, Sekretaris Badan Pengelolaan Aset dan Pengembangan Ekonomi (BPA-PE) Sinode GMIT, Pdt. Markus Leunupun, Ketua UPP Pengembangan Teologi MS GMIT, Pdt. Melky J. Ulu, Sekretaris Bidang (Sekbid) Pelayanan Pemuda, Kaum Bapak, dan Insan dengan Disabilitas, Pdt. Ferderik H. Herewila, Sekbid Pelayanan Anak, Remaja dan Taruna (PART), Lansia dan Perempuan, Pdt. Mielsy E.Y. Mooy, Pengurus Kaum Bapak Sinode GMIT, Perutusan Kaum Bapak GMIT dari 57 Klasis di GMIT, para Pendeta GMIT, tokoh-tokoh Islam Kabupaten Alor, dan Jemaat GMIT di sekitar Kalabahi.

Kegiatan Muspel kaum Bapak GMIT akan berlangsung dari tanggal 10 s/d 14 Juli 2024, di Jemaat GMIT Imanuel Polibo’o, Klasis Teluk Kabola. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *