Asosiasi Aspal Dan Beton Bantu Korban Siklon Seroja NTT

KUPANG, www.sinodegmit.or.id,– Asosiasi Anemer Aspal Beton dan Beton Indonesia (AABI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan bantuan sebanyak 25 karung beras dan 50 dos mie instan. 

Bantuan ini diserahkan melalui Posko Tim Tanggap Bencana Siklon Seroja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (MS GMIT). di Kantor Sinode GMIT, Jalan SK Lerik, Kelapa Lima, Kupang,  Senin, 12 April 2021.

Melvi Un mewakili Asosiasi AABI NTT menyerahkan bantuan ini kepada Pdt. Paoina Ngefak-Bara Pa, Wakil Ketua Posko MS GMIT Tanggap Bencana Siklon Seroja di Posko.

Hadir dan ikut menyaksikan acara penyerahan bantuan itu Wakil Ketua MS GMIT, Pdt. Gayus Polin, Sekretaris Pdt. Yusuf Nakmofa, Wakil Sekretaris, Pdt. Elisa Maplani.

Melvi Un mengatakan, bantuan tersebut bertujuan untuk menolong korban Badai Siklon Tropis Seroja yang melanda sejumlah lokasi terkena badai Siklon Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Mewakili MS GMIT,  Wakil Ketua,  Pdt. Gayun Polin menyampaikan terima kasih kepada FPD Asosiasi AABI NTT dan semua anggota se Indonesia yang sudah memberikan bantuan. 

“Organisasi AABI dan semua yang tergabung di dalamnya Tuhan berkati usaha dan pekerjaannya,” kata Pdt. Gayus Polin.

Secara terpisah Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi AABI NTT, Charles Angkiriwang, lewat sambungan telepon menjelaskan bantuan yang diberikan adalah bentuk kepedulian dan merupakan gabungan sumbangan anggota AABI se Indonesia.

Charles memerinci  gabungan sumbangan berasal dari beberapa kota di Indonesia, antara lain, Jakarta, Makassar, Bali, Solo, Kalsel , Banten, Medan, Surakarta, Bogor, Jateng dan teman-teman di NTT.

Total bantuan sebesar Rp 185,5 juta yang disalurkan secara langsung melalui Keuskupan Agung Kupang, Perhimpunan  Hindu Darma Indonesia di Kupang, Majelis Ulama Indonesia NTT, dan Majelis Sinode GMIT. Juga disalurkan langsung di Kabupaten Lembata untuk Korban Ilewolotolok.

“Semua bantuan masing-masing berupa beras 25 karung isi 40 kg  atau satu ton dan 50 dos mie instan,” tandas Charles. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.