Dinas Pertanian Provinsi Sumbang Kultivator Untuk Kaum Bapak GMIT Oemathonis Noelsinas

Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Migdon Abolla (keempat dari kiri) menyerahkan bantuan satu unit kultivator kepada Kaum Bapak Jemaat GMIT Noelsinas.

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Migdon Abolla, mewakili Gubernur NTT menyumbang satu unit  kultivator (mesin pengolah tanah/bedengan) kepada UPP Kaum Bapak Jemaat GMIT Oemathonis, Klasis Kupang Barat.

Bantuan diserahkan kepada Ketua Majelis Jemaat GMIT Oemathonis, Pdt. Markus Leunupun, disaksikan Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Agustina Oematan-Litelnoni, Selasa, (14/5) di sela-sela kegiatan Pelatihan Hortikultura yang diselenggarakan oleh Kaum Bapak Jemaat GMIT Noelsinas.

Dalam sambutannya Migdon mendorong para petani agar tekun mengolah lahan-lahan tidur guna memaksimalkan potensi pertanian mengingat kebutuhan pangan di dalam dan luar NTT sangat menjanjikan.  Kebutuhan telur ayam, misalnya, sampai saat ini, kata Migdon, NTT masih mendapat pasokan dari Surabaya.

Ia juga memberi apresiasi kepada Komunitas Pendeta Suka Tani (Kompastani) GMIT yang berhasil mendorong pertanian hortikultura di desa-desa. Melihat bukti nyata pemberdayaan yang sedang digalakkan oleh GMIT, Pemerintah Provinsi NTT, kata Migdon, akan bekerja sama dengan GMIT dalam program pelatihan pertanian bagi seribu orang pemuda yang akan dilaksanakan pada bulan November mendatang di Pusat Pelatihan Misi Terpadu (PPMT) di Benlutu-Soe.

Wakil Ketua MS GMIT Pdt. Agustina Oematan-Litelnoni bersama PLt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Migdon Abolla panen tomat di lokasi kegiatan Pelatihan Holtikultura, Noelsinas.

Ketua Majelis Jemaat GMIT Oemathonis Noelsinas yang juga Ketua Satgas Kompastani GMIT, Pdt. Markus Leunupun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan atas bantuan kultivator tersebut.

Sementara itu Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Agustina berharap bantuan itu dapat dimanfaatkan untuk kelancaran pengolahan tanah bagi kelompok tani.

Dikatakan pula bahwa dalam kaitan dengan visi GMIT sebagai keluarga Allah, pekerjaan-pekerjaan pemberdayaan ekonomi gereja harus mengedepankan semangat kebersamaan.

“Mengemban visi GMIT sebagai keluarga Allah, maka mari kita bekerja dalam semangat kekeluargaan. Boleh bersaing tapi dalam spirit kebersamaan. Yang kuat menopang yang lemah. Yang sudah berhasil memberi contoh bagi teman-teman yang baru memulai.” ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.