Pemilihan Pejabat Gereja Perlu Tim Doa Bukan Tim Sukses

SULAMU, www.sinodegmit.or.id, Melaksanakan amanat Tata Gereja terutama terkait proses pemilihan pejabat gereja pada persidangan di lingkup jemaat, klasis dan sinode, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) tahun 2019 ini, Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon menghimbau segenap anggota jemaat GMIT agar mengutamakan doa dan puasa.

“Ketika kita memilih pemimpin-pemimpin gereja tidak usah terlalu kampanye. Lebih baik siapkan tim doa daripada tim sukses,” kata Pdt. Mery saat menyampaikan suara gembala pada pembukaan Persidangan Klasis Sulamu yang berlangsung di jemaat GMIT Bethesda Oeteta, Selasa, (6/8).

Mengutip anjuran Johanes Calvin dalam bukunya Institutio, Pdt. Mery menegaskan bahwa ketika gereja hendak memilih para pemimpin, maka dua hal yang harus dilakukan adalah berpuasa dan berdoa.

Selain itu, Ketua MS GMIT juga meminta para peserta sidang agar menjadikan momentum persidangan sebagai wahana berteologi untuk mencari kehendak Tuhan bagi gereja bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“Sidang klasis adalah moment berteologi. Moment mencari kehendak Tuhan. Apa yang Tuhan mau bagi gereja agar kehadirannya berdampak. Bersidanglah sebagai kawan sekerja Allah dan sebagai sesama murid-Nya. Tidak boleh ada orang yang merasa paling pintar atau pendapatnya paling benar dalam persidangan. Kalau ada hal yang sulit, berdoalah sebelum mengambil keputusan bersama,” kata Pdt. Mery.

Mengingat kebiasaan pengadaan air mineral dalam kemasan plastik dalam jumlah banyak pada sidang-sidang gereja, Pdt. Mery menghimbau semua jemaat GMIT agar mengurangi penggunaan plastik sebagai bukti komitmen GMIT pada pelestarian alam.

“Mari kita kurangi gelas-gelas plastik berisi air mineral dalam sidang-sidang gereja. Usul saya, panitia siapkan tempat cuci gelas. Selesai minum silahkan cuci gelas sendiri supaya jangan jadi beban bagi yang lain,” saran Pdt. Mery disambut tepuk tangan peserta sidang.

Acara pembukaan Persidangan Klasis Sulamu II, juga dihadiri Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan Wakapolda NTT Brigjend.Pol. Johni Asadoma.

Persidangan Klasis Sulamu berakhir dengan agenda pemilihan Majelis Klasis periode 2020-2023 dengan hasil sebagai berikut: Ketua: Pdt. Yunus Kaytulang, Sekretaris: Pnt. Daniel A. Suik, Bendahara: Pnt. Olinawati Asamao-Lase, Angggota: Dkn. Markus Fangidae dan Pnt. Moses Manafe. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.