Warga Muslim Bernyanyi pada Perayaan Natal Oikumene di Kupang

Armaya Doremi, warga Muslim, menyanyi lagu “Malam Kudus” pada perayaan Natal Oikumene di Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua-Kupang (4/1-2019) Foto: wanto/infokomgmit.

Kupang, www.sinodegmit.or.id, Ada peristiwa unik pada Kebaktian Perayaan Natal Oikumene yang berlangsung di Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua-Kupang, Jumat (4/1-2019).

Armaya Doremi, warga muslim kelahiran Medan tampil menyanyikan lagu “Malam Kudus” dan “Bapa Sentuh Hatiku”. Suara merdu mantan finalis Indonesian Idol 2010 ini mendapat applause dari seribuan jemaat yang hadir dalam kebaktian tersebut.

“Ini sudah kesekian kali saya bernyanyi di gereja. Saya senang bisa berbagi kebahagiaan dengan umat Kristen yang merayakan hari natal,” ujar Armaya saat diwawancarai usai kebaktian.

Perempuan kelahiran 30 September 1989 ini juga mengaku sejak lima tahun terakhir sering berkunjung di NTT dan diminta bernyanyi di gereja.

 “Saya bernyanyi di gereja sudah lima tahun. Di Kupang, Semau, TTS, Belu dan Atambua,” ujarnya penyanyi yang juga salah satu fungsionaris salah satu partai ini.

Armaya Doremi – foto: wanto/infokomgmit

Ditanyai pandangannya tentang toleransi agama di NTT, ia menilai NTT sepatutnya menjadi contoh bagi seluruh provinsi lain di Indonesia.

Saya ‘shock’ karena umat Kristen dan Muslim di sini tidak pernah berdebat masalah agama, justru itu NTT harus menjadi contoh terdepan bagi seluruh provinsi di Indoensia. Saya bangga berada di sini dan saya bangga pada seluruh warga NTT yang menjunjung nilai-nilai toleransi,” tuturnya.

Selain berprofesi sebagai penyanyi, saat ini ia juga sedang menjalani studi di Amerika Serikat.

“Usai studi di Amerika, insya allah, saya akan ikut Pak Gubernur membangun NTT,” lanjutnya.

Kebaktian perayaan natal oikumene ini terbentuk atas kerjasama Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan Keuskupan Agung Kupang 18 tahun lalu dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah NTT serta denominasi Kristen lainnya. (baca juga: http://sinodegmit.or.id/natal-oikumene-bersama-membangun-ntt/)

Kebaktian berlangsung pukul 09.00 pagi dihadiri Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon, Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan sejumlah pejabat pemerintah serta seribuan jemaat. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *