
KUPANG TIMUR, www.sinodegmit.or.id,— Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menahbiskan Gedung Ibadah Jemaat Kefas Raknamo di Klasis Kupang Timur, Rabu (28/10/2026). Peristiwa bersejarah ini dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-41 Jemaat Kefas Raknamo serta perayaan Bulan Keluarga.
Prosesi peresmian diawali dengan penyambutan tamu menggunakan tarian adat, pembukaan selubung papan nama, penandatanganan prasasti oleh Sekretaris Majelis Sinode GMIT Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, pelepasan burung merpati, penyerahan kunci, hingga pengguntingan pita.
Ketua Panitia Pembangunan, Pnt. Dominggus M.A. Bire, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas ibadah tersebut menghabiskan total anggaran sebesar Rp3.454.740.000,00 yang bersumber dari swadaya jemaat, gotong royong bahan material, serta dukungan berbagai pihak.
Ibadah penahbisan dipimpin oleh Pdt. Elmodan Herison Naimasus sebagai liturgos dan Pdt. Lay Abdi K. Wenyi sebagai pengkhotbah.
Dalam suara gembalanya, Pdt. Lay Abdi mengangkat tema “Allah yang Setia Menyembuhkan Luka Keluarga dan Gereja”. Ia mengingatkan bahwa keluarga dan gereja tidak luput dari konflik dan luka, sehingga momentum Bulan Keluarga harus menjadi ruang untuk merajut kembali persekutuan yang retak tanpa meromantisir luka tersebut.
“Damai dan perang dimulai dari rumah. Jika rumah tangga rukun, maka suasana gereja pun akan harmonis,” ujar Pdt. Lay Abdi.
Ia juga menegaskan pentingnya pelayanan penguatan dan pendampingan keluarga di tengah tantangan perubahan generasi.
Selain itu, ia juga mengingatkan jemaat terhadap ancaman kejahatan perdagangan orang (TPPO) yang kini marak mengincar remaja gereja dengan modus operandi baru berupa janji beasiswa pendidikan dan pekerjaan. Pdt. Lay Abdi meminta gereja agar tidak abai dan memperketat penyaringan terhadap lembaga luar yang ingin menggunakan mimbar gereja.
Menyongsong Bulan Lingkungan, jemaat juga diingatkan untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca panas ekstrem serta berpartisipasi aktif dalam aksi penghijauan dan penanaman pohon di lingkungan gereja.

Sementara itu, Asisten II Bupati Kupang, Frans Taloen, yang hadir mewakili pemerintah daerah menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong jemaat dalam merampungkan gedung gereja megah tersebut. Pemerintah Kabupaten Kupang berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah pelayanan jemaat ke depan.
Acara ini turut dihadiri oleh para Pendeta se-Klasis Kupang Timur, pendeta emeritus, Camat Amabi Oefeto, Kepala Desa Raknamo, para kepala desa se-Kecamatan Amabi Oefeto, serta undangan lainnya dengan dilayani oleh Ketua Majelis Jemaat Kefas Raknamo, Pdt. Suzanty Nome-Lopo. *











