//Pembangunan Patung Kristus Setinggi 70 Meter di Semau Dimulai, Target Selesai 2028

Pembangunan Patung Kristus Setinggi 70 Meter di Semau Dimulai, Target Selesai 2028

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, — Pemerintah Kabupaten Kupang memulai pembangunan kawasan Patung Kristus yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Pemerintah Kabupaten Kupang di Bukit Desa Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Senin (5/10/2026). Proyek strategis berkonsep wisata religi ini diproyeksikan menjadi ikon baru berskala internasional sekaligus penggerak roda ekonomi masyarakat.

Acara peletakan batu pertama tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), pimpinan DPRD, Rektor Universitas Nusa Cendana, perwakilan universitas swasta, tokoh agama, serta pejabat daerah setempat. Rangkaian kegiatan diawali ibadah bersama yang dipimpin Sekretaris Majelis Sinode GMIT, Pdt. Lay Abdi Karya Wenyi, dan Vikjen Keuskupan Agung Kupang, Krispinus Saku, Pr.

Dalam khotbahnya, Pdt. Lay Abdi Karya Wenyi mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam pemikiran yang mengadu antara pembangunan simbol iman dan kepedulian sosial. Ia menegaskan kasih kepada Tuhan dan perhatian kepada sesama harus berjalan sejajar.

“Kita tidak sedang membangun Kristus, karena Kristus sudah hadir dalam kehidupan setiap orang percaya. Kita sedang membangun sebuah tanda-tanda yang mengingatkan manusia kepada Kristus. Tanda ini akan kehilangan makna jika masyarakat di sekitarnya tidak merasakan berkat,” ujar Pdt. Lay.

Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan bahwa proyek ini merupakan manifestasi persembahan terbaik untuk Tuhan sekaligus wujud pelayanan bagi rakyat. Meski sempat menuai keraguan dari beberapa pihak, pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan proyek yang berdiri di atas lahan hibah seluas tiga hektare ini pada tahun 2028.

“Kami yakin uang ini adalah uang negara. Tetapi ingat, ini juga berkat Tuhan. Karena itu, apa yang menjadi bagian rakyat harus kami berikan kepada rakyat,” kata Yosef Lede.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi langkah Pemkab Kupang dan mendorong komunikasi intensif dengan pemerintah pusat agar pembangunan mendapat dukungan penuh. Kehadiran struktur monumental ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendongkrak sektor pariwisata dan perekonomian regional.

Dukungan serupa datang dari Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas. Ia menekankan bahwa proyek ini tidak sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol toleransi, persaudaraan, dan harapan yang diharapkan mampu memberdayakan UMKM serta perdagangan warga Pulau Semau.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kupang, Marthen Kinov Timate, menjelaskan rincian teknis bangunan tersebut. Patung Kristus akan dirancang setinggi 50 meter di atas bangunan podium setinggi 20 meter, sehingga total tinggi komposisi bangunan mencapai 70 meter.

Kawasan tersebut juga akan dilengkapi plaza utama, galeri pengelola, penginapan, 20 unit vila, hingga ruang terbuka hijau. Pembangunan fisik dilaksanakan secara bertahap selama tiga tahun, diawali pembersihan lahan, pemagaran, dan pengerjaan struktur utama pada tahap pertama tahun 2026.*