/, Berita Hari Ini, Berita Pelayanan, Slide show/Pemkab Kupang Salurkan 5.650 Ekor Ayam KUB, GMIT Komitmen Optimalkan Bantuan untuk Kesejahteraan Jemaat

Pemkab Kupang Salurkan 5.650 Ekor Ayam KUB, GMIT Komitmen Optimalkan Bantuan untuk Kesejahteraan Jemaat

Kupang, www.sinodegmit.or.id, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang melalui Dinas Peternakan kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan masyarakat. Pada Selasa, 3 Oktober 2026, Pemkab Kupang menyalurkan bantuan total 5.650 ekor ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) serta sarana pendukung peternakan kepada kelompok tani dan klasis di wilayah tersebut.

Penyaluran bantuan ini disambut baik oleh pihak gereja. Ketua Majelis Klasis Amfoang Selatan, Pdt. David Ndolu, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemkab Kupang atas alokasi ternak yang diterima oleh sembilan klasis di bawah naungan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Pihaknya berkomitmen untuk mengelola bantuan tersebut secara maksimal guna mendorong kemandirian ekonomi umat.

“Kami bertekad untuk memanfaatkan bantuan ternak ini secara optimal sebagai sarana pemberdayaan ekonomi jemaat dan masyarakat sekitar, demi mewujudkan kemandirian serta kesejahteraan bersama di wilayah pelayanan kami,” ujar Pdt. David.

Bantuan sebanyak 4.650 ekor ayam KUB yang dikhususkan bagi sembilan klasis GMIT tersebut didistribusikan secara merata berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perubahan Tahun 2026. Sembilan klasis penerima meliputi Klasis Kupang Tengah sebanyak 650 ekor, Klasis Kupang Timur 500 ekor, Klasis Kupang Barat 500 ekor, Klasis Amarasi Barat 500 ekor, dan Klasis Amarasi Selatan 500 ekor.

Selain itu, distribusi juga mencakup Klasis Amabi Oefeto Timur sebanyak 500 ekor, Klasis Fatuleu 500 ekor, Klasis Fatuleu Barat 500 ekor, serta Klasis Amfoang Selatan sebanyak 500 ekor.

Sementara itu, sisa alokasi sebanyak 1.000 ekor ayam KUB bersumber dari DPA Induk Tahun 2026 yang diserahkan kepada empat kelompok tani di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kupang Tengah dan Kupang Timur. Secara keseluruhan, program ini menjangkau 44 kelompok penerima manfaat di Kabupaten Kupang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Oktaviana A. Manulangga, menjelaskan bahwa jenis Ayam KUB 2 dipilih karena memiliki produktivitas tinggi dan sangat cocok untuk kebutuhan masyarakat. Unggas hasil persilangan ini memiliki sifat mengeram yang tersisa hanya lima persen, sehingga siklus bertelur jauh lebih produktif dan mampu menghasilkan hingga 280 butir per tahun per ekor, hampir setara dengan ayam petelur komersial.

Selain ternak, Pemkab Kupang turut menyalurkan sarana pendukung peternakan kepada 35 kelompok tani yang tersebar di 16 kecamatan. Bantuan sarana tersebut berupa 470 rol kawat, 216 kilogram polybag, dan 340 kilogram benih lamtoro.

Oktaviana menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga memastikan keberlanjutannya melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) secara berkala setiap tahun.

“Kami sesungguhnya sangat mengharapkan ada dampak positif yang diperoleh masyarakat ketika mereka menerima bantuan. Harapannya, program ini dapat menjadi tambahan asupan protein hewani dari telur sekaligus mendongkrak kesejahteraan ekonomi peternak di Kabupaten Kupang,” pungkas Oktaviana. *