
ROTE NDAO, www.sinodegmit.or.id, – Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menggelar kegiatan Temu Akrab Sahabat Gembala Tahun 2026 di Jemaat Ekelesia Oehandi, Klasis Rote Barat Daya. Kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai Konven Pendeta ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin (28/9/2026) hingga Jumat (2/10/2026).
Acara ini dihadiri oleh Majelis Sinode Harian (MSH) GMIT, Badan Pembantu Pelayanan Sinode, Unit Pembantu Pelayanan Majelis Sinode GMIT, serta para Ketua Majelis Klasis Teritori Rote Ndao dan Sabu. Kegiatan ini mempertemukan para pelayan Tuhan dari delapan klasis di Teritori Rote serta dua wilayah pelayanan di Sabu, yakni Sabu Barat Raijua dan Sabu Timur.
Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Saneb Blegur, menjelaskan bahwa Temu Akrab Sahabat Gembala merupakan ruang untuk mempertemukan para pelayan dari berbagai klasis dan jemaat dalam suasana persahabatan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi, membangun relasi yang berkelanjutan, serta menciptakan dukungan bersama dalam menjalankan tugas pelayanan.
Ia melanjutkan bahwa para pendeta menghadapi berbagai dinamika dalam pelayanan. Karena itu, pertemuan semacam ini penting agar para pelayan tidak hanya berjumpa dalam konteks tugas, tetapi juga dapat saling berbagi pengalaman dan menguatkan satu sama lain.
“Temu akrab ini menjadi ruang untuk mempertemukan para pelayan di kelas masing-masing, kemudian dalam relasi jemaat dan pelayanan, sehingga persahabatan itu dapat terus dibangun,” jelas Pdt. Saneb.
Sementara itu, Ketua Majelis Klasis Rote Barat Daya, Pdt. Esry Pono, menambahkan bahwa acara ini menjadi wadah pemulihan relasi di tengah berbagai dinamika dan kesibukan pelayanan gereja.
“Tujuannya untuk membangun perjumpaan dan pemulihan relasi di tengah dinamika pelayanan. Kami sebagai para pelayan Tuhan akan duduk bersama untuk saling mendengarkan, saling menguatkan, dan merawat persaudaraan sebagai sesama pelayan Tuhan di Teritori Rote dan Sabu,” kata Pdt. Esry.

Berbagai agenda disusun selama pelaksanaan kegiatan, meliputi ibadah, pembekalan materi psikologis dan spiritual seperti “Mengenal Diri, Memahami Emosi, Menjadi Pribadi yang Utuh”, pembahasan isu burnout dalam pelayanan, talkshow, hingga peer counseling. Selain itu, para peserta mengikuti penanaman mangrove dan rekreasi di Desa Oeseli, sharing bersama MSH GMIT, malam kesenian dari 10 klasis, ibadah penyegaran iman, serta acara api unggun dan komitmen bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan Temu Akrab Sahabat Gembala Tahun 2026 ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. *











