
Momen Pelepasan Peserta Jambore PART Klasis Alor Tengah Selatan. Foto: Yerita Maniley
KEFAMENANU, www.sinodegmit.or.id, — Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) resmi mengumumkan pelaksanaan agenda akbar empat tahunan, Jambore Pelayanan Anak, Remaja, dan Taruna (PART) GMIT 2026. Pertemuan raya yang mempertemukan seluruh generasi muda lintas klasis ini akan diselenggarakan selama lima hari penuh, mulai tanggal 29 Juni hingga 4 Juli 2026.
Acara akbar ini akan berpusat di Jemaat Petra Kefamenanu, Klasis Timor Tengah Utara (TTU). Kegiatan ini dirancang dengan fokus utama pada pengembangan spiritualitas, keterampilan sosial, serta penguatan karakter berbasis nilai-nilai Kristiani bagi generasi muda.
Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, dalam suara gembalanya menegaskan pentingnya acara ini sebagai ruang kaderisasi dan pembinaan iman yang masif. Ia menyampaikan bahwa momentum ini membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen jemaat agar dampak positifnya dapat dirasakan secara jangka panjang bagi masa depan pelayanan gereja.
Jambore PART GMIT 2026 diproyeksikan menjadi wadah strategis bagi anak-anak, remaja, dan taruna untuk berjumpa sebagai sahabat, belajar, serta bermain bersama dalam sebuah ikatan iman. Melalui momentum ini, setiap peserta didorong untuk mengenali potensi diri, memahami kebenaran firman Allah, sekaligus menumbuhkan kepedulian yang mendalam terhadap sesama manusia dan kelestarian lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini adalah pertemuan raya untuk saling mengenal, belajar bersama, dan mempertemukan generasi-generasi GMIT yang akan terus melanjutkan karya pelayanan GMIT. Saya menghimbau seluruh jemaat untuk mendukung dan memberdayakan anak-anak dengan topangan yang kuat, sehingga kegiatan ini mampu menghasilkan generasi yang berkualitas,” kata Pdt. Semuel.
Ia percaya bahwa dengan dukungan semua pihak, maka anak GMIT citra Kristus selalu sehat, cerdas, dan kreatif, serta selalu siap menjadi saksi bagi kemuliaan Allah.
Untuk memastikan efektivitas pembinaan dan dinamika kelompok yang inklusif, panitia menerapkan sistem perwakilan terstruktur dari setiap klasis yang mengirimkan delegasinya. Rombongan tim inti dari masing-masing klasis diatur dengan komposisi peserta yang proporsional, mencakup unsur anak-anak dan tenaga pendamping profesional.
Setiap klasis akan mengirimkan total delegasi sebanyak 15 orang, yang terdiri dari 12 anak-anak PART usia 12–17 tahun, 2 orang mentor atau pengajar, serta 1 orang pendeta pendamping dari setiap klasis.
Kesuksesan akbar perhelatan Jambore PART GMIT 2026 ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) gereja, mulai dari tingkat sinode, klasis, hingga jemaat lokal. Sinergi yang solid antara panitia pelaksana, pelayan, orang tua, dan pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan lingkungan ramah anak yang mendukung penuh keberhasilan acara hingga penutupan pada 4 Juli 2026 mendatang. *











