//Pasca-Gempa M7,7 Flores, Majelis Sinode GMIT Buka Penggalangan Donasi Kemanusiaan

Pasca-Gempa M7,7 Flores, Majelis Sinode GMIT Buka Penggalangan Donasi Kemanusiaan

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, — Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) mengimbau seluruh jemaat untuk menggalang aksi kepedulian dan donasi bagi warga terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Imbauan resmi ini dikeluarkan langsung dari Kupang pada Sabtu (15/8/2026).

Langkah kemanusiaan tersebut diambil merespons musibah gempa bumi tektonik yang terjadi pada Sabtu pukul 05.58 WITA. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut sempat memicu BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah kawasan pesisir terdampak.

Hasil koordinasi Majelis Sinode GMIT bersama Ketua Majelis Klasis Flores Lembata dan Flores Barat mencatat kerusakan awal pada sejumlah fasilitas ibadah serta pemukiman warga. Beberapa bangunan yang terlaporkan mengalami kerusakan struktural antara lain Gedung Gereja Ebenhaezer Mbay, Gedung Gereja Getsemani Aimere, Gedung Gereja Ebenhaezer Borong, Aula Gunung Zalmon Labuan Bajo, serta rumah-rumah jemaat di sekitar area terdampak.

Majelis Sinode GMIT menegaskan pentingnya menghadirkan aksi nyata untuk meringankan beban para penyintas di tengah situasi sulit ini.

“Dalam situasi seperti ini, gereja dipanggil bukan hanya untuk berdoa bagi mereka yang menderita, tetapi juga menghadirkan kasih Allah secara nyata melalui solidaritas, kepedulian, dan tindakan kemanusiaan. Penderitaan saudara-saudara kita di Flores merupakan penderitaan yang patut kita rasakan dan tanggung bersama,” tulis pernyataan resmi Majelis Sinode GMIT dalam surat kepasa jemaat-jemaat, Sabtu (15/8/2026).

Untuk menyalurkan bantuan material, Majelis Sinode GMIT telah membuka rekening khusus tanggap bencana. Donasi dari masyarakat maupun anggota jemaat dapat disalurkan melalui rekening Bank BNI atas nama Tanggap Bencana GMIT dengan nomor rekening 1192908672.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai koordinasi penanganan dapat menghubungi pihak Badan Pengurangan Risiko Bencana (BPRB) Sinode GMIT melalui Pdt. Agustina Amtaran (085239189523) atau Pdt. Ekawati Lily (081236413137). Tim BPRB Klasis Flores Barat hingga saat ini terus melakukan asesmen lapangan untuk mendata jumlah penyintas, kerusakan bangunan, serta kebutuhan mendesak di lokasi bencana.

Selain menggalang bantuan dan dukungan doa bagi para korban serta petugas lapangan, Majelis Sinode GMIT juga mengingatkan jemaat agar senantiasa menyaring informasi. Warga diimbau hanya memercayai dan menyebarkan berita kebencanaan dari sumber resmi seperti BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah, serta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. *