
KUPANG,www.sinodegmit.or.id, — Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) di Kupang pada Senin (10/8/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta merespons dinamika sosial di Kota Kupang.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolresta hadir didampingi Kasat Intel AKP Gaspar Kopung Keda, S.H., dan KBO Intelkam Iptu Wempy Arians Rondo. Rombongan diterima langsung oleh Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, S.Th., di ruang kerjanya.
Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas berharap kolaborasi antara Polresta Kupang Kota dan GMIT—khususnya gereja-gereja di wilayah perkotaan—dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Menurutnya, kerja sama ini penting untuk memastikan penanganan potensi persoalan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Melalui kolaborasi ini, gereja-gereja di wilayah perkotaan dapat berpartisipasi aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta merespons berbagai potensi masalah sosial secara terkoordinasi,” ujar Kapolresta.
Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh jajaran Polresta Kupang Kota yang selama ini aktif mengamankan berbagai perayaan hari raya gerejawi, seperti Paskah, Natal, dan Tahun Baru.
Selain membahas kamtibmas, Pdt. Semuel memaparkan sejumlah tantangan sosial modern, terutama fenomena budaya digital yang diwarnai maraknya berita bohong (hoaks), narasi kebencian, hingga penggunaan pendekatan kekerasan dalam menyelesaikan masalah, termasuk pada isu-isu keagamaan.
“Ruang publik digital saat ini sering kali tidak lagi menjadi ruang untuk saling mendukung dan mengevaluasi kehidupan sosial, melainkan justru menjadi ruang yang meresahkan,” kata Pdt. Semuel.
Ia pun mengimbau generasi muda agar lebih bijak memanfaatkan media digital secara kreatif dan inovatif untuk membangun kota dengan sikap yang cerdas.
Lebih lanjut, Pdt. Semuel menegaskan bahwa tiga wilayah pelayanan gereja di wilayah perkotaan—yakni Klasis Kota Kupang, Klasis Kota Kupang Timur, dan Klasis Kota Kupang Barat—siap terus berkolaborasi dan saling mendukung, baik dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian maupun pelayanan gereja kepada masyarakat. *











