//Majelis Sinode GMIT Resmi Lantik Pengurus YAPENKRIS Prisqila Kota Kupang Periode 2024–2027

Majelis Sinode GMIT Resmi Lantik Pengurus YAPENKRIS Prisqila Kota Kupang Periode 2024–2027

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, — Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menggelar acara Serah Terima Jabatan Pengurus Yayasan Pendidikan Kristen (YAPENKRIS) Prisqila Kota Kupang di GMIT Jemaat Ebenhaezer Oeba, Klasis Kota Kupang, Minggu (26/7/2026). Dalam ibadah yang dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, kepemimpinan yayasan resmi beralih dari pengurus lama kepada kepengurusan baru periode 2024–2027.

Pengalihan tugas dan tanggung jawab ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima oleh Ketua Pengurus Lama, Drs. Maxwell H. Halundaka, MM, kepada Ketua Pengurus Baru, Ariyandi Benygerius Mauko, S.Pd., M.Hum. Prosesi tersebut disaksikan oleh Pdt. Norman M. Nenohai dan Pdt. Yulius D. Mau Wadu, serta diketahui oleh Ketua Pembina YAPENKRIS Prisqila, Pdt. Mercy P. Kapioru-Pattikawa.

Serah terima ini mencakup pengalihan seluruh aset bergerak maupun tidak bergerak, dokumen legalitas dan administrasi, laporan keuangan, program kerja berjalan, hingga hak dan kewajiban hukum demi kelanjutan pengelolaan sekolah-sekolah GMIT di bawah naungan YAPENKRIS Prisqila Kota Kupang.

Dalam khotbahnya yang diangkat dari Matius 13:31-35 dengan tema “Memulai Perubahan Besar dari Kepedulian Kecil pada Pendidikan”, Pdt. Semuel B. Pandie mendorong pengurus baru menjadikan YAPENKRIS Prisqila sebagai contoh gerakan pembaruan.

“Saya mau Yapenkris Prisqila… kita jadikan pilot project untuk perubahan pendidikan. Kalau pilot project ini jalan, maka kita bisa kasih harapan bahwa sekolah GMIT adalah rumah kecerdasan. Kalau kita mau mimpi besar, mulailah dengan agenda-agenda kecil,” tegas Pdt. Semuel.

Menanggapi amanat tersebut, Ketua YAPENKRIS Prisqila yang baru, Ariyandi Benygerius Mauko, menyampaikan bahwa momen ini menjadi titik awal bagi jajarannya untuk menjalankan pelayanan. Di tengah berbagai tantangan, pengurus berkomitmen memaksimalkan talenta, pengalaman, dan jejaring demi memajukan kualitas sekolah-sekolah GMIT. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Majelis Sinode, pembina, pengawas, warga jemaat, pemerintah, hingga mitra pendidikan lainnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Lama, Drs. Maxwell H. Halundaka, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengakhiri masa tugas dengan baik. Ia menuturkan bahwa dinamika pelayanan yang dihadapi—mulai dari keterbatasan fasilitas awal hingga tantangan internal—berhasil dilalui berkat kerja keras bersama. Kepengurusan lama sukses membenahi tata kelola serta mengantarkan sejumlah TKK dan SD GMIT di Kota Kupang meraih akreditasi A.

Sebagai informasi, sebelum prosesi serah terima ini, acara perhadapan bagi seluruh organ yayasan telah dilaksanakan pada 28 Juni 2026 berdasarkan Keputusan Pembina YAPENKRIS Prisqila Kota Kupang.

Berikut susunan lengkap personalia organ YAPENKRIS Prisqila Kota Kupang Periode 2024–2027 yang resmi bertugas hingga 31 Desember 2027:

  • Organ Pengurus: Ariyandi Benygerius Mauko, S.Pd., M.Hum. (Ketua), Yiswi Taku Tiran, S.Pd.Gr (Sekretaris), Afliana V. L. Tinenti, S.Pd (Bendahara).
  • Organ Pengawas: Salmun Manafe, S.Pd., S.IP (Ketua), Hengky Nenobais, SH (Sekretaris), Dorce Afliana Ayal, S.Pd (Anggota).
  • Organ Pembina: Pdt. Mercy P. Kapioru-Pattikawa, S.Th., MM (Ketua), Pdt. Lelin Ita Naluwesar-Ndun, S.Th (Sekretaris), Pdt. Delvi Snae, S.Th., M.Pd (Anggota).

Turut hadir dalam ibadah tersebut, Ketua Majelis Klasis Kota (KMK) Kupang Barat Pdt. Lelyn I.N. Ndun, KMK Kota Kupang Timur Pdt. Mercy Paula Kapioru-Pattikawa, Badan Pendidikan Sinode GMIT, para Kepala Sekolah, guru dan Jemaat setempat. *