//Tingkatkan Literasi Anak Desa, Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa Salurkan Bantuan Buku di SD GMIT Put’ain 1

Tingkatkan Literasi Anak Desa, Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa Salurkan Bantuan Buku di SD GMIT Put’ain 1

PUTAIN-TTS,  www.sinodegmit.or.id, — Komitmen dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak nyata bagi masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Diaspora Danau Ina Oesapa, Klasis Kota Kupang Timur. Melalui Aksi Pendidikan Kunjung Jemaat Desa (KJD) Tahun 2026, para pemuda gereja menggelar kegiatan edukatif dan menyerahkan bantuan literasi di SD GMIT Put’ain 1 pada Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa dan Sinode GMIT melalui Badan Pendidikan GMIT. Program ini dirancang untuk memperkuat sinergi antara gereja dan lembaga pendidikan, membangkitkan budaya literasi, serta menanamkan nilai-nilai karakter Kristiani kepada siswa sejak dini.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh pimpinan Majelis Sinode GMIT, di antaranya Bendahara Majelis Sinode GMIT Pnt. Yefta Sanam, Ketua Badan Pendidikan Sinode GMIT Pdt. Norman Nenohai, serta Sekretaris Bidang UPP Harta Milik Majelis Sinode GMIT.

Suasana antusiasme mewarnai jalannya kegiatan saat para murid mengikuti dua kompetisi utama, yaitu Lomba Pengetahuan Umum dan Lomba Cerdas Cermat Pengetahuan Alkitab. Melalui ajang ini, peserta didik didorong untuk berpikir kritis, meningkatkan motivasi belajar, dan melatih rasa percaya diri dalam suasana yang menyenangkan.

Guna mendukung kebiasaan membaca murid, Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa turut menyerahkan bantuan berupa dua dus buku bacaan untuk menambah koleksi perpustakaan SD GMIT Put’ain 1.

Ketua Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa, Anjulin Yonathan Kamlasi, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk aktualisasi iman yang menjawab kebutuhan konkret masyarakat di bidang pendidikan.

“Kami percaya bahwa pelayanan gereja harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, termasuk di bidang pendidikan. Melalui Aksi Pendidikan Kunjung Jemaat Desa ini, kami ingin menghadirkan pelayanan yang berdampak, membangun semangat belajar anak-anak, memperkuat nilai-nilai kekristenan, sekaligus menumbuhkan budaya literasi,” ujar Anjulin.

Apresiasi mendalam disampaikan oleh Kepala SD GMIT Put’ain 1 atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada sekolahnya. Pihak sekolah berharap kolaborasi semacam ini dapat berlangsung secara berkelanjutan demi mendorong mutu pendidikan di lingkungan GMIT.

Foto: Anjulin Kamlasi

Di sisi lain, Bendahara Majelis Sinode GMIT, Pnt. Yefta Sanam, memaparkan komitmen Sinode GMIT dalam mendukung keberlangsungan pendidikan formal. Pihaknya tengah mengoptimalkan dana 2% Pendidikan untuk pembenahan sarana prasarana, peningkatan kapasitas, hingga intervensi gaji guru.

Bahkan, Majelis Sinode GMIT bersama tim pengkaji dan Badan Pendidikan sedang merumuskan skema sentralisasi gaji bagi guru sekolah GMIT, khususnya tenaga honorer.

“Khususnya yang statusnya masih honorer, kita akan dorong untuk menjadi karyawan GMIT yang tugasnya mengajar dan dia digaji secara sentralistik juga, seperti Bapak, Ibu pendeta. Itu sedang kita siapkan skemanya,” jelas Pnt. Yefta Sanam.

Rangkaian kegiatan KJD 2026 ini ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dan penyerahan simbolis buku bacaan. Langkah ini diharapkan menjadi pendorong terciptanya generasi muda NTT yang cerdas, berintegritas, dan bertumbuh dalam iman. (Kontributor: Anjulin Kamlasi)