//Aksi Kemanusiaan Jelang Paskah 2026: Ratusan Warga Kabupaten Kupang Serbu Layanan Kesehatan Gratis

Aksi Kemanusiaan Jelang Paskah 2026: Ratusan Warga Kabupaten Kupang Serbu Layanan Kesehatan Gratis

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, – Halaman Gereja Ebenhaezer Tarus Barat, Klasis Kupang Tengah dipadati ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Kupang pada Sabtu (21/03/2026). Kehadiran masyarakat yang datang dari wilayah Semau, Takari, Fatuleu, hingga Oesao ini bertujuan untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar oleh Panitia Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang.

Kegiatan bertajuk “Road to Easter” ini menyediakan pelayanan kesehatan lengkap, mulai dari pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, konsultasi dokter spesialis, USG bagi ibu hamil, hingga pembagian kacamata gratis dan alat bantu jalan (kruk).

Bupati Kupang, Yosef Lede, yang hadir langsung meninjau lokasi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, Panitia Paskah, serta didukung oleh RSUD Naibonat, RS Leona, dan Yayasan Tanpa Batas.

“Pemerintah Kabupaten Kupang bersama legislatif dan berbagai pihak hari ini melaksanakan cek kesehatan gratis dan pengobatan gratis. Ini juga bagian dari program nasional yang kita jalankan di daerah,” ujar Yosef Lede.

Ia mengakui bahwa keterbatasan fasilitas kesehatan di Kabupaten Kupang menuntut adanya jemput bola pelayanan seperti ini.

“Kita hanya memiliki dua rumah sakit dan sejumlah puskesmas. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk menjangkau masyarakat yang mungkin belum terlayani secara maksimal,” jelas Bupati.

Selain pengobatan umum, perhatian khusus diberikan kepada penyandang disabilitas dan warga dengan gangguan penglihatan. Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo, memberikan apresiasi tinggi atas kelengkapan alat medis dan bantuan fungsional yang disediakan.

“Kegiatan ini membuka mata kita bahwa walaupun sudah ada puskesmas dan rumah sakit, masih ada kebutuhan dasar masyarakat yang perlu dijangkau langsung. Ada jemaat yang kesulitan membaca Alkitab karena tidak punya kacamata. Dengan bantuan ini, tentu sangat membantu mereka,” ungkap Deasy.

Ketua Panitia Paskah Kabupaten Kupang, Robby Radja, menjelaskan bahwa esensi kegiatan ini adalah memastikan jemaat dalam kondisi prima saat merayakan hari besar keagamaan nantinya.

“Tujuannya agar masyarakat, khususnya umat Kristen, berada dalam kondisi sehat saat mengikuti seluruh rangkaian prosesi Paskah,” kata Robby.

Manfaat ini dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Agustina, warga asal Oesao yang rela datang sejak pagi.

“Ini sangat membantu karena biasanya kalau periksa di luar terkadang harus bayar. Di sini semua gratis, bahkan dapat obat juga,” tuturnya.

Senada dengan Agustina, Petrus, warga lainnya, mengaku terbantu karena bisa mendeteksi dini kondisi kesehatannya.

“Saya periksa gula darah sama asam urat, ternyata ada sedikit tinggi. Jadi bisa langsung tahu dan dapat obat. Ini kegiatan bagus sekali,” katanya.

Melihat antusiasme yang tinggi, Bupati Yosef Lede berencana mengagendakan kegiatan serupa secara rutin setiap satu atau dua bulan di berbagai kecamatan. Ia juga telah mengarahkan para kepala puskesmas untuk melakukan pelayanan kesehatan gratis secara berkala setiap hari Minggu di wilayah pelayanan masing-masing guna memastikan pemerataan derajat kesehatan di Kabupaten Kupang.**