//Proklamasi Kebangkitan Kristus: Ribuan Pemuda GMIT Klasis SoE Gelar Pawai Paskah

Proklamasi Kebangkitan Kristus: Ribuan Pemuda GMIT Klasis SoE Gelar Pawai Paskah

SOE,www.sinodegmit.or.id,– “Pawai ini bukan sekadar berjalan berkeliling kota, melainkan sebuah sarana untuk memberitakan kepada dunia bahwa Kristus telah bangkit dan membawa kemenangan bagi umat manusia.”

Demikian penegasan dari Wakil Sekretaris Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pdt. Zimrat M.S. Karmany, saat memberikan suara gembala dalam pelepasan Pawai Paskah GMIT Klasis SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis (16/4/2026). Ia menekankan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah wujud nyata dari perjalanan iman, bukan sekadar perayaan seremonial tahunan.

Pdt. Zimrat mengajak seluruh peserta, khususnya kaum muda, untuk merefleksikan nilai Paskah dalam tindakan nyata. Menurutnya, pawai ini harus menjadi representasi dari kasih Kristus yang terpancar melalui sikap dan perilaku para peserta di ruang publik.

“Kami mengajak seluruh peserta untuk menjadi saksi iman yang hidup. Jagalah ketertiban, tunjukkanlah kasih, dan jadilah teladan yang baik bagi seluruh masyarakat di sepanjang rute yang dilalui,” ujar Pdt. Zimrat di hadapan ribuan jemaat.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WITA ini dilepas secara resmi oleh Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, didampingi Wakil Bupati Johny Army Konay, Ketua Majelis Klasis Soe, Pdt. Ketlyn Radja serta para pendeta se-Klasis SoE. Sebelum bendera start dikibarkan, rangkaian acara diawali dengan Ibadah Kreatif Paskah yang mengusung tema teologis: “Kristus Bangkit Memperbaharui Kemanusiaan.”

Bupati Eduard dalam sambutannya turut memperkuat pesan gereja dengan menyatakan bahwa Paskah adalah seruan untuk menghadirkan perdamaian dan keadilan. Ia berharap momentum ini mempererat persatuan di tengah masyarakat TTS yang majemuk.

Pawai tahun ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen jemaat.

Secara teknis, pelaksanaan pawai tahun ini melibatkan lebih dari 3.000 peserta yang didominasi oleh pemuda-pemudi gereja dari 33 kontingen, yang terdiri atas berbagai jemaat GMIT se-Klasis SoE serta institusi pendidikan teologi. Mengambil titik awal di halaman Kantor Bupati TTS, iring-iringan pawai melintasi sejumlah titik strategis di Kota SoE dan berakhir di depan Kantor Bupati lama. Sepanjang rute tersebut, para peserta menyuguhkan beragam atraksi menarik, mulai dari lantunan drum band, tarian, hingga iring-iringan kendaraan hias dan pementasan drama kolosal atau fragmen kreatif yang memvisualisasikan narasi teologis perjalanan Yesus Kristus, sejak peristiwa penyaliban hingga kenaikan-Nya ke surga.

Pawai Paskah Klasis SoE tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga berfungsi sebagai media penginjilan kontekstual. Melalui fragmen dan visualisasi teologis yang ditampilkan setiap kontingen, pesan kebangkitan Kristus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat luas.

Kemeriahan ini ditutup dengan harapan besar bahwa nilai-nilai pengorbanan dan kemenangan Kristus dapat terus dihidupi oleh umat dalam menjaga kebersamaan dan solidaritas sosial di Kabupaten Timor Tengah Selatan.*