//Emeritasi Pdt. Gidion Awola: 26 Tahun Mengabdi dalam Tuntunan Eben-Haezer

Emeritasi Pdt. Gidion Awola: 26 Tahun Mengabdi dalam Tuntunan Eben-Haezer

ALOR,www.sinodegmit.or.id, – “Menghadapi masa transisi kepemimpinan, marilah kita merenungkan esensi dari sebuah pelayanan dan kesetiaan jemaat. Setiap pendeta memiliki masa bakti, tetapi Gereja akan tetap berdiri selamanya. Walaupun seorang pendeta menyelesaikan tugasnya atau dimutasi, kasih Tuhan di tengah jemaat ini akan tetap terjaga. Kiranya Jemaat Ebenhaezer senantiasa menjadi berkat bagi setiap hamba Tuhan.”

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, S.Th, dalam ibadah emeritasi Pdt. Gidion Awola di Jemaat Ebenhaezer Kamaifui, Klasis Mataru, pada Senin (13/4).

Dalam khotbahnya yang didasarkan pada Matius 28:10, Pdt. Semuel menyampaikan bahwa ajakan Yesus kepada para murid untuk kembali ke Galilea merupakan sebuah undangan untuk mengenang awal perjumpaan mereka. Melalui perenungan ini, jemaat diingatkan untuk senantiasa memandang wajah Kristus sebagai sumber inspirasi dalam menebarkan cinta kasih dan kebaikan kepada sesama.

Beliau melanjutkan bahwa Jemaat Ebenhaezer Kamaifui dapat dihayati sebagai “Galilea” masa kini—sebuah tempat di mana wajah Tuhan ditemukan melalui ketulusan jemaat yang selama ini telah mengasihi dan mendukung setiap hamba Tuhan, termasuk dalam perjalanan pelayanan bersama Pdt. Gidion.

Rekam Jejak Pelayanan Pdt. Gidion Awola resmi menjalani masa emeritasi setelah mendedikasikan diri selama 26 tahun 5 bulan dalam pelayanan. Lahir pada 26 Desember 1971, beliau memulai perjalanan pelayanannya sebagai Vikaris di Jemaat Syalom Oehani, Kupang Tengah, sebelum ditahbiskan menjadi Pendeta GMIT di Jemaat Efata Soe pada 25 Maret 2001.

Beberapa Jemaat yang pernah ia layani antaralain: Jemaat Wilayah Tobin, Amanatun utara (2001-2004); Jemaat Wilayah Kabola, Alor Barat Laut (2004); Jemaat Wilayah Lembur, Alor Tengah Utara (2005-2011); Jemaat Wilayah Arema, Alor Barat Daya (2011-2016); Jemaat Seidon, Alor Barat Laut (2016-2021). Ia mengakhiri pelayanannya di Jemaat Ebenhaeser Kamaifui, Mataru (2021-2026), terhitung 27 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Pdt. Gidion menyampaikan apresiasi mendalam kepada Majelis Sinode GMIT dan seluruh Jemaat Ebenhaezer Kamaifui.

“Terima kasih kepada Majelis Sinode GMIT atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Rasa hormat dan kasih saya sampaikan kepada Jemaat Ebenhaezer Kamaifui yang telah menerima saya dengan penuh pengertian, meski di tengah keterbatasan kesehatan saya. Saya memohon maaf karena tidak dapat menyelesaikan pelayanan ini hingga akhir. Sungguh, sampai di sini Eben-Haezer telah menolong kita,” ungkap Pdt. Gidion.

Kebaktian emeritasi ini dipimpin oleh Pdt. Semuel B. Pandie dan Pdt. Selhisama Leimakali.

Turut hadir dalam acara tersebut Majelis Klasis Mataru, Ketua UPP Personel Majelis Sinode GMIT, Pdt. Tonias Nalle, serta jemaat setempat.*