//Pdt. Elwin Ndun Resmi Lanjutkan Pelayanan di Jemaat Sion Loti Gantikan Pdt. Andi Padak

Pdt. Elwin Ndun Resmi Lanjutkan Pelayanan di Jemaat Sion Loti Gantikan Pdt. Andi Padak

Kupang, www.sinodegmit.or.id, Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menggelar ibadah perhadapan dan mutasi pelayan di Jemaat Sion Loti, Klasis Kota Kupang Barat, Minggu (20/9/2026). Pdt. Andi Sutrisno Padak, dimutasikan dari Jemaat Sion Loti ke Jemaat Hosana Batuplat, Klasis Kota Kupang, serta Pdt. Elwin Purwanti Ndun, diperhadapkan untuk melanjutkan pelayanan di Jemaat Sion Loti.

Kebaktian dipimpin oleh Pdt. Tonias Nalle dan dihadiri oleh Wakil Ketua Sinode GMIT Pdt. Saneb Y. Ena Blegur, Majelis Klasis Kota Kupang Barat, para pendeta GMIT, Lurah Naioni, serta utusan dari Jemaat Hosana Batuplat, Jemaat Bermata Jemaat Nilopon, dan Jemaat Betel Nunhila.

Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Saneb Y. Ena Blegur, dalam suara gembalanya menegaskan bahwa mutasi pelayan di lingkungan GMIT merujuk pada sistem yang menetapkan batas waktu dua periode di satu jemaat dan tiga periode di satu klasis. Kebijakan ini merupakan panggilan teologis dan amanat kerasulan untuk menggembalakan umat di berbagai wilayah. Ia mengimbau jemaat agar tidak memaknai mutasi sebagai wujud ketidaksukaan, melainkan sebagai ruang pengembangan diri dan tantangan baru bagi para pelayan Tuhan.

“Kualitas pelayanan dari seorang pemimpin tidak ditentukan oleh berapa lama dia ada di satu tempat. Fondasi utama dalam membangun pelayanan, yang pertama itu konektivitas dengan Tuhan Allah dan kemampuan analisis yang tajam dalam memahami konteks kehidupan sosial serta tanda-tanda zaman, melahirkan kepekaan untuk melihat kebutuhan pelayanan di jemaat,” tegas Pdt. Saneb.

Pdt. Andi Sutrisno Padak dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Majelis Sinode, Majelis Klasis, rekan pendeta, pemerintah setempat, serta Jemaat Sion Loti atas dukungan selama masa pelayanannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan tugas pelayanan.

Sementara itu, Pdt. Elwin Purwanti Ndun dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dan kesatuan hati dalam memajukan gereja.

“Pelayanan yang ada bukanlah milik pribadi, melainkan milik Tuhan yang dipercayakan kepada seluruh jemaat secara bersama-sama. Oleh karena itu, dibutuhkan kesatuan hati dan bergandengan tangan untuk membangun serta memajukan pelayanan,” ujar Pdt. Elwin.

Momen haru dirasakan oleh warga jemaat setempat. Salah seorang Presbiter Jemaat Sion Loti, Pnt. Resmi Imanuel Penun, mengapresiasi pengabdian Pdt. Andi selama 8 tahun 3 bulan 13 hari.

“Selama masa pelayanan tersebut, Bapak Pendeta Andi sangat dekat dengan masyarakat dan jemaat, senantiasa hadir memberikan penghiburan saat berduka, serta menopang jemaat di masa-masa sulit,” ungkap Pnt. Resmi. *