
KUPANG, www.sinodegmit.or.id, — Duka mendalam menyelimuti Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Pendeta Emeritus Martha Riwu Bara, Sm.Th meninggal dunia pada usia 75 tahun 7 bulan di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang akibat sakit, Rabu (9/9/2026). Jenazah almarhumah dikuburkan di Nunbaun Sabu, Kota Kupang, usai dimakamkan melalui ibadah pemakaman pada Jumat (11/9/2026).
Prosesi ibadah penguburan berlangsung di Jemaat GMIT Bait’El Nunhila, Klasis Kota Kupang. Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt. Yuniarti Sabat selaku liturgos dan Pdt. Emeritus Samuel Victor Nitti, M.Th sebagai pengkhotbah.
Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat M.S. Karmany, mengapresiasi perjalanan panjang pelayanan almarhumah yang dipenuhi dedikasi tinggi sejak ditahbiskan pada 1978. Beliau menekankan beratnya perintisan gereja di masa lalu, terutama saat kepemimpinan perempuan sebagai Ketua Majelis Jemaat dan Ketua Klasis masih kerap dipertanyakan.
“Lebih lanjut, beliau mengajak jemaat merenungkan kegigihan para misionaris GMIT yang melayani hingga Sumbawa tanpa menyerah pada medan yang sulit. Perjuangan ini menjadi teladan iman di mana ketulusan dan ucapan syukur senantiasa melandasi setiap langkah pelayanan,” kata Pdt. Zimrat.
Lahir di Nadawawi pada 29 Januari 1951, Pdt. Emr. Martha menyelesaikan studi di Akademi Theologi Kupang pada 1977 dan ditahbiskan menjadi pendeta GMIT pada 30 Juli 1978. Selama 33 tahun masa pelayanannya, almarhumah mengawali tugas di Jemaat Leomadamu Sabu Utara (1979), dilanjutkan sebagai Ketua Klasis Sabu/Anggota Majelis Sinode GMIT serta Ketua Majelis Jemaat Seba Kota (1979–1983).
Ia juga pernah bertugas di Jemaat Bait’El Nunhila (1986–1991), Jemaat El Tari Penfui (1991–2000), Sekretaris Komisi Koinonia Majelis Sinode GMIT (2000–2005), dan Jemaat Kemah Ibadat Airnona (2008–2011). Terhitung sejak 29 Januari 2011, ia diberhentikan dengan hormat karena memasuki masa pensiun.
Pdt. Emr. Martha menikah dengan almarhum Simon Mengi Uly, S.H. Dari pernikahan tersebut, almarhumah dikaruniai tiga orang anak—Mone Mengi Uly, Pdt. Para Mengi Uly, M.Th, dan almarhum Capt. Peta Mengi Uly—serta dua orang cucu.
Turut hadir dalam acara penguburan tersebut Majelis Klasis Kota Kupang, para pendeta GMIT, Sekretaris Camat Alak, Lurah Alak, Ketua UPP Personil Majelis Sinode GMIT Pdt. Tonias Nalle, jemaat setempat, serta pihak keluarga. *











