//29 Tahun Mengabdi di Pedalaman Alor, Pdt. Elison Mailan Resmi Jalani Emeritasi

29 Tahun Mengabdi di Pedalaman Alor, Pdt. Elison Mailan Resmi Jalani Emeritasi

ALOR TENGAH SELATAN, www.sinodegmit.or.id,– Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) memberhentikan dengan hormat Pdt. Elison Mailan dari seluruh tugas pelayanan kependetaan karena memasuki usia pensiun (emeritasi). Setelah mendedikasikan 29 tahun pelayanannya di wilayah terisolasi, Pdt. Elison mengakhiri masa tugasnya di Jemaat Ebenhaezer Sidabui, Klasis Alor Tengah Selatan, yang dirangkai dalam ibadah emeritasi pada Kamis (2/4).

Pdt. Elison Mailan, yang lahir pada 31 Desember 1965, memiliki rekam jejak pelayanan yang luar biasa. Ia memulai masa vikariatnya di Jemaat Ebenhaezer Sidabui pada tahun 1994 hingga 1999, sebelum akhirnya ditahbiskan dan ditempatkan secara permanen di jemaat yang sama hingga masa pensiunnya per 1 Juni 2023.

Selama hampir tiga dekade, ia melayani di wilayah pedalaman dengan akses transportasi yang sulit, tanpa aliran listrik, dan minim sinyal telekomunikasi. Namun, isolasi geografis tersebut tidak menyurutkan semangat pengabdiannya.

Dalam sambutannya yang menyentuh hati, Pdt. Elison merefleksikan perjalanan panjangnya yang penuh tantangan sebagai proses pendewasaan iman. Ia menekankan bahwa kesetiaan adalah kunci utama dalam menghadapi setiap rintangan pelayanan.

“Perjalanan pelayanan saya selama puluhan tahun bukan tanpa duri, tapi melalui duri Tuhan ajarkan saya untuk tetap setia dan akhirnya menyelesaikan tugas ini,” ungkap Pdt. Elison.

Ia juga menitipkan pesan mendalam kepada jemaat yang telah dilayaninya selama puluhan tahun tersebut agar tetap menjaga kesatuan gereja.

“Saya pesankan kepada jemaat, boleh melupakan saya tapi jangan melupakan Tuhan yang empunya pelayanan ini. Tetaplah jaga dan pelihara persekutuan Jemaat Ebenhaezer Sidabui,” tegasnya.

Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Majelis Sinode Harian (MSH) GMIT atas kepercayaan yang diberikan kepadanya selama ini.

Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat M.S. Karmany, dalam suara gembalanya memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Pdt. Elison. Menurutnya, makna pelayanan Pdt. Elison tidak terletak pada atribut duniawi, melainkan pada keteguhan hati.

“Pdt. Elison adalah sosok yang memiliki kekuatan batiniah. Hal itu tidak diukur dengan gelar akademik atau jabatan kehormatan apa pun, melainkan kesetiaan dalam melayani yang menjadikannya bermakna bagi orang lain,” ujar Pdt. Zimrat.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pdt. Elison untuk kesetiaannya dalam melayani, juga kepada Jemaat Ebenhaezer Sidabui yang mendukung pelayanan Pdt. Elison.

Ibadah emeritasi tersebut dipimpin oleh Pdt. Yerita Maniley

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Alor Selatan dan Kepala Desa Sidabui, Ketua UPP Personil Majelis Sinode GMIT, Pdt. Tonias Nalle, Ketua Majelis Klasis (KMK) Alor Tengah Selatan, Pdt. Yerita Maniley, Para Pendeta GMIT dan seluruh anggota Jemaat Ebenhaezer Sidabui.*