//Pembangunan Kantor Baru Klasis Kupang Timur Dimulai, Tandai Era Baru Peningkatan Pelayanan Jemaat

Pembangunan Kantor Baru Klasis Kupang Timur Dimulai, Tandai Era Baru Peningkatan Pelayanan Jemaat

Foto: Pace F. Balukh

BABAU, KUPANG,www.sinodegmit.or.id, — Pembangunan Gedung Kantor Klasis Kupang Timur yang baru resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama yang dirangkaikan dengan acara kumpul keluarga di Jalan Timor Raya Km. 25, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, pada Jumat (19/6/2026). Langkah strategis ini diambil guna menggantikan gedung kantor lama yang dinilai sudah tidak layak untuk mendukung produktivitas pelayanan serta aktivitas administrasi bagi 47 jemaat di wilayah tersebut.

Acara diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pendeta (Pdt.) Niftrik Tanau. Momentum peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Sekretaris Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, Ketua Majelis Klasis Kupang (KMK) Timur Pdt. Elmodan H. Naimasus, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Kupang yang dihadiri Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Jane Paoe, perwakilan Camat Babau, lurah, kepala desa, KMK Amfoang Selatan dan Amanuban Selatan, para pendeta GMIT, serta jemaat se-Klasis Kupang Timur.

Dalam suara gembalanya, Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, menekankan agar jemaat tidak terjebak dalam cara berpikir biner (binary thinking) yang mempertentangkan pembangunan fisik gedung dengan pembangunan iman. Berdasarkan sejarah alkitabiah, pelayanan gereja sejak awal selalu membutuhkan ruang fisik. Oleh karena itu, pembangunan kantor baru ini bukanlah bentuk pengutamaan materi, melainkan kebutuhan dasar untuk menyediakan ruang administrasi yang tertata, koordinasi yang efektif, serta pusat pelayanan yang memadai sebagai “rumah bersama”.

“Esensi utama dari pembangunan ini bukanlah kemegahan bangunannya, melainkan bagaimana fasilitas tersebut berfungsi sebagai alat untuk mengoptimalkan pelayanan kepada jemaat secara efektif, efisien, dan penuh sukacita. Melalui visi bersama ini, seluruh pelayan dan jemaat diajak bersatu padu memberikan yang terbaik demi memuliakan nama Tuhan melalui karya pelayanan mereka,” kata Pdt. Lay.

Saat ini, cakupan pelayanan Klasis Kupang Timur terus berkembang dengan jumlah jemaat yang bertambah setiap tahunnya. Wilayah pelayanan klasis ini mencakup dua kecamatan, yakni Kecamatan Kupang Timur dan Kecamatan Amabi Oefeto, dengan latar belakang jemaat yang sangat beragam suku, budaya, potensi, serta dipenuhi berbagai pergumulan pelayanan. Struktur keanggotaan Klasis Kupang Timur kini terdiri dari 47 gereja yang terbagi dalam tiga teritori dan dilayani oleh 53 orang pendeta.

Ketua Satuan Pelayanan (Satpel) Pembangunan Agustinus Maboy menyampaikan bahwa gedung kantor baru yang direncanakan ini akan terdiri dari dua lantai. Lantai satu dirancang memiliki luas 180 meter persegi dengan ukuran per lantai sebesar 12 x 15 meter, sehingga total luas bangunan secara keseluruhan mencapai 360 meter persegi. Fasilitas ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan ruang kantor yang memadai dan representatif bagi pelayanan jemaat.

Dukungan penuh juga datang dari pihak pemerintah daerah. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Kupang, Jane Paoe, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hal ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan instrumen penting untuk memperkuat pelayanan gereja, meningkatkan koordinasi jemaat, dan mempererat persekutuan umat Tuhan di wilayah Klasis Kupang Timur. Pemerintah berharap kantor klasis ini ke depan dapat menjadi pusat pelayanan yang efektif, profesional, dan berdampak luas bagi pelayanan jemaat.

Dengan selesainya peletakan batu pertama pembangunan ini, Ketua Majelis Klasis Kupang Timur Pdt. Elmodan H. Naimasus berharap agar seluruh jajaran majelis klasis, satuan pelayanan (satpel), dan segenap jemaat di Klasis Kupang Timur dapat saling bergandengan tangan untuk membangun dan mengawal penyelesaian kantor klasis ini hingga tuntas. *