
Alor,www.sinodegmit.or.id, “Gereja masa kini harus menjadi gereja yang inklusi untuk kemanusiaan, mengupayakan keadilan bagi semua orang,” demikian disampaikan Pdt. Saneb Y. Ena Blegur dalam suara gembala pada saat pengresmian Pastori Pendeta dan penthabisan Gereja Sei’Eng Aimoli, Klasis Alor Barat Laut, Selasa (19/8/2025).
Pdt. Saneb melanjutkan bahwa Gedung yang ditahbiskan tersebut harus menjadi rumah bagi semua orang, dengan menjangkau seluruh jemaat dengan berbagai latar belakang mereka, dan bukan hanya untuk orang-orang kudus. Gereja ada tidak hanya bagi warga GMIT, atau Jemaat Sei’Eng, tetapi juga bagi mitra-mitra pelayanan.
Selain itu, ada pesan sosiologis, bahwa gereja menjadi tempat perjumpaan sosial bagi siapapun, untuk membangun kemanusiaan, berjuang untuk keadilan dan memuliakan nama Tuhan.
Sementara itu Ketua Majelis Jemaat Sei’Eng, Pdt. Pdt. Novi Neonufa dalam sapaannya menyampaikan bahwa 31 tahun jemaat bergerak dalam kekurangan dan keterbatasan, bergerak dalam apa adanya….tetapi ada banyak berkat yang mereka rasakan hingga sampai pada pentahbisan Pastori dan Gereja Sei’Eng. Hanya karena campur tangan Tuhan sehingga pergumulan kami tidak sia-sia.
“Sukacita menjadi lengkap dengan kehadiran para abdi Tuhan dalam acara hari ini. Bagi kami akan ada banyak berkat untuk Jemaat Sei’Eng,” kata Pdt. Novi.

Acara dimulai dengan pembacaan sejarah Gereja Sei’Eng Aimoli diiringi tarian yang menceritakan tentang injil masuk ke Sei’Eng dan kehidupan jemaat mula-mula. Ada juga penampilan Grup Kasidah dari Masjid Aktawahing Aimoli.
Kemudian hadirin menyaksikan pengresmian Pastori yang ditandai pengguntingan pita, pembukaan selubung papan nama, dan penandatanganan prasasti. Selanjutnya hadirin ada di halaman gereja menggunting pita dan menerima kunci dari jemaat dan menyerahkannya kepada Koster untuk membuka gedung kebaktian dan mempersilahkan jemaat untuk masuk untuk beribadah.
Bertindak selaku Pendeta Penahbis, Pdt. Lay Abdi K. Wenyi menerima miniatur gedung Gereja Sei’Eng untuk ditahbiskan. Sementara itu khotbah disampaikan oleh Pdt. Semuel B. Pandie. Diinformasikan bahwa Jemaat Sei’Eng memiliki 208 KK (748 jiwa) yang terbagi dalam 8 rayon pelayanan. ***











