//Pdt. Emr. Marta Mariam Mauta Meninggal Dunia, GMIT Berdukacita

Pdt. Emr. Marta Mariam Mauta Meninggal Dunia, GMIT Berdukacita

Kupang, www.sinodegmit.or.id, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) berdukacita atas meninggalnya Pdt. Emr. Marta Mariam Mauta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Mantan Ketua Majelis Klasis Rote Tengah yang telah melayani di GMIT selama lebih dari 29 tahun tersebut menghembuskan napas terakhirnya di RS Umum Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang karena sakit. Jenazah mendiang telah dikuburkan pada Jumat, 12 Juni 2026, di Oele, Rote Tengah.

Kebaktian penguburan berlangsung di Jemaat Agape Oele – Klasis Rote Tengah, dipimpin oleh Pdt. Emr. Benyaminson Zacharias selaku pengkhotbah, serta didampingi oleh Pdt. Andri Lulu, S.Th dan para pendeta lainnya selaku liturgos.

Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Saneb Y. Ena Blegur, dalam suara gembalanya menyatakan bahwa mendiang telah kembali ke pangkuan Bapa setelah menyelesaikan seluruh tugas pelayanannya di dunia.

“Secara regulatif organisasi, tugas pelayanan mendiang memang telah selesai. Namun, dalam konteks panggilan ilahi, Allah sendiri yang telah mengakhiri seluruh peziarahan hidupnya di dunia ini dan memanggilnya pulang,” ujar Pdt. Saneb.

Ia juga memberikan penguatan iman kepada keluarga dan jemaat agar tetap tegar menghadapi kedukaan ini.

“Percayalah bahwa tangan Tuhan yang tidak kelihatan akan tetap menopang dan menguatkan hidup keluarga yang ditinggalkan. Bagi jemaat, mari kita bersama-sama meneladani setiap pesan-pesan iman yang hidup, yang pernah ditanamkan dan ditaburkan oleh mendiang,” pesan Pdt. Saneb.

Sementara itu, Bapak Marthen Huan dalam ungkapan hati menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pihak sinode.

“Terima kasih kepada GMIT dan MS GMIT yang telah mempercayakan Pendeta Marta untuk melayani hingga akhir hidupnya. Terima kasih juga karena telah menopang keluarga kami, khususnya selama almarhumah sakit, bahkan hadir hingga prosesi penguburan,” ungkap Marthen.

Sebelum mengakhiri ziarah pelayanannya, mendiang sempat melewati pergumulan batin yang sangat berat karena kondisi kesehatannya yang terus menurun. Beliau merasa tidak tega harus meninggalkan jemaat yang dikasihinya, hingga akhirnya mengambil keputusan besar untuk mengajukan pensiun dini.

Mendiang sempat menjalani cuti perawatan kesehatan secara intensif yang ketiga mulai tanggal 17 Maret 2026 sampai dengan 16 Mei 2026. Tepat pada 17 Mei 2026, mendiang Pdt. Emr. Marta Mariam Mauta resmi diberhentikan dengan hormat sebagai karyawan GMIT penuh waktu dalam status pensiun dini karena sakit, dengan total masa kerja pelayanan selama 29 tahun 6 bulan.

Mengenang rekam jejaknya, Pdt. Emr. Marta Mariam Mauta lahir di Kupang pada 20 Desember 1968 dan menyelesaikan studi di Fakultas Teologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada tahun 1996. Ia ditahbiskan menjadi Pendeta GMIT pada tahun 1998 dan mengawali pelayanannya di Jemaat Wilayah Keka Barat – Klasis Rote Tengah.

Sepanjang hayatnya, ia dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis, antara lain sebagai Koordinator Pelayanan Wilayah Klasis (KPWK) Rote Tengah periode 2008-2012 sekaligus Ketua Majelis Jemaat Wilayah Keka Barat, KPWK Rote Tengah periode 2011-2015, serta Ketua Majelis Klasis (KMK) Rote Tengah periode 2015-2019. Selanjutnya, ia melayani sebagai Wakil Ketua Majelis Jemaat Syalom Mokdale – Klasis Lobalain (2021-2025), Ketua Majelis Jemaat Syalom Mokdale Antar Waktu (2020-2023), serta Ketua Majelis Jemaat Syalom Mokdale periode pelayanan tahun 2024-2027 sebelum akhirnya memasuki masa pensiun.*