//HUT ke-73 Jemaat Rehobot Hueknutu, Sekretaris Sinode GMIT Tekankan Kolaborasi dan Aksi Nyata Pelayanan

HUT ke-73 Jemaat Rehobot Hueknutu, Sekretaris Sinode GMIT Tekankan Kolaborasi dan Aksi Nyata Pelayanan

Foto:Pace F. Balukh

HUT ke-73 Jemaat Rehobot Hueknutu, Sekretaris Sinode GMIT Tekankan Kolaborasi dan Aksi Nyata Pelayanan

KUPANG,www.sinodegmit.or.id,— Sekretaris Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, menegaskan bahwa esensi dari perayaan Pentakosta dan hari ulang tahun jemaat harus bermuara pada aksi nyata serta kolaborasi seluruh anggota gereja, bukan sekadar kata-kata.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam suara gembala pada ibadah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Jemaat Rehobot Hueknutu, Klasis Fatuleu Timur, yang dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Pentakosta, Minggu (24/5/2026). Kebaktian syukur ini dipimpin langsung oleh Pdt. Lay Abdi K. Wenyi.

Dalam suara gembalanya, Pdt. Lay Abdi K. Wenyi mengingatkan bahwa pelayanan gereja merupakan tanggung jawab bersama yang melekat pada setiap individu jemaat, bukan hanya bagi para pelayan atau pengurus struktur gereja.

“Saya mengajak semua kita untuk mengambil bagian, berkontribusi dalam pelayanan-pelayanan gereja. Jadi pelayanan gereja itu bukan hanya tanggung jawabnya ibu pendeta, pak ketua klasis, majelis jemaat, tapi itu merupakan tanggung jawab kita semua. Kenapa? Karena Roh Kudus itu ada pada kita masing-masing. Karena itu mari kita bersama-sama memulai karya bersama kita. Tidak cukup sekedar dengan kata-kata, tapi kita mesti mewujudnyatakannya dalam tindakan-tindakan yang nyata,” kata Pdt. Lay.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di dalam gereja semua pihak harus belajar untuk bekerja sama dan mengambil keputusan bersama. Menurutnya, esensi pelayanan yang utama adalah kolaborasi demi kemajuan bersama.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Pnt. Hedip Supriyanto, menyampaikan sapaan hangat sekaligus mengajak seluruh jemaat yang hadir untuk senantiasa bersyukur atas penyertaan Tuhan. Ia juga mengapresiasi kontribusi besar dari seluruh jemaat dan stasi yang telah mengawal pelayanan gereja hingga puncaknya pada perayaan ulang tahun ini.

“Kita patut bersyukur kepada Tuhan karena tanggal 24 Mei ini bertepatan dengan hari yang sangat luar biasa. Yang pertama bulan budaya, yang kedua pas Pentakosta. Terima kasih juga atas dukungan jemaat wilayah 1 sampai 9 yang terus mendukung pelayanan gereja hingga terselenggaranya perayaan HUT ini. Tentu tidak mudah, sumbangsih Bapak dan Mama semua tentu menjadi semangat bagi kami panitia,” ujar Pnt. Hedip.

Perayaan HUT ke-73 ini turut dihadiri oleh Ketua Majelis Klasis Fatuleu Timur, Camat Takari, para pendeta, serta keluarga pendeta yang pernah melayani di Jemaat Rehobot Hueknutu.

Saat ini, Jemaat Rehobot Hueknutu berada di bawah pelayanan rohani Pdt. Astri E.M. Moneheme-Ndoen.* (Pace F. Balukh)