//MS GMIT Perhadapkan Tim Pelayanan Konven Pendeta Teritori Kupang Daratan dan Semau

MS GMIT Perhadapkan Tim Pelayanan Konven Pendeta Teritori Kupang Daratan dan Semau

Foto: Pace F. Balukh

KUPANG, www.sinodegmit.or.id, – Majelis Sinode GMIT memperhadapkan Tim Pelayanan (Timpel) Konven Pendeta GMIT Teritori Kupang Daratan dan Semau di Jemaat Elim Bolok, Klasis Kupang Barat, Minggu, (3/5).

Ibadah perhadapan dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Bulan Budaya GMIT yang dipimpin oleh Pdt. Felpina Norma Luys Djawa-Ataupah .

Hadir dalam acara tersebut KMK Kupang Barat Pdt. Doddy S. Oktavianus, jajaran KMK Kupang Daratan dan Semau, serta Majelis Jemaat Elim Bolok. Pelaksanaan Konven Pendeta tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 22-24 September 2026 mendatang.

Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, menegaskan bahwa pelaksanaan Konven Pendeta merupakan langkah konkret dalam menjalankan amanat Keputusan Persidangan Majelis Sinode ke-33. Dalam arahannya, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi pelayanan, spiritualitas, serta konsolidasi arah pelayanan GMIT di setiap teritori. Pdt. Lay berpesan agar seluruh panitia memaknai tanggung jawab ini sebagai bagian dari pengembangan diri dalam iman.

“Ini merupakan panggilan pelayanan untuk bersama-sama belajar, bertumbuh bersama sebagai seorang pelayan Tuhan,” ungkapnya menekankan esensi dari tugas kepanitiaan tersebut.

Bersamaan dengan perayaan Bulan Budaya, Pdt. Lay juga menyoroti tantangan gereja dalam menghadapi arus budaya populer (pop culture) dan tren media sosial yang cenderung instan. Beliau mengajak jemaat dan pelayan Tuhan untuk tetap teguh pada nilai-nilai budaya lokal yang mengajarkan kesabaran, ketekunan, dan ketelitian, yang kini mulai terkikis oleh gaya hidup global yang dangkal. Menurutnya, Tuhan dapat ditemui dalam keberagaman budaya, sehingga identitas lokal harus tetap dijaga di tengah perubahan dunia yang cepat.

“Mari mencintai budaya lokal. Ini juga mengingatkan kita tentang apa nilai yang bisa kita gali dari budaya kita,” pungkasnya.

Timpel yang diperhadapkan bertugas mempersiapkan seluruh teknis kegiatan dengan berkoordinasi bersama Ketua Majelis Klasis (KMK) Kupang Daratan dan Semau. Adapun sejumlah nama yang masuk dalam jajaran Tim Pelayanan antara lain: Absalom Buy, S.Pd (Ketua 1), Pdt. Felpina Ataupah, M.Th (Ketua 2), Pdt. Iwan J. Lay, S.Th (Ketua 3). Pdt. Netty S. Fanggidae-Dubu, M.Si (Wakil Ketua 1), Pdr. Viktor P. Boru, S.Th (Wakil Ketua 2), Pnt. Natam Salomo Minfini, S.Pd (Wakil Ketua 3), Pnt. Jan Pieter Windy (Wakil Ketua 4). Haris Oematan, ST (Sekretaris 1), Pdt. Marthen Billi (Sekretaris 2), Pdt. Hanokh A. Tefnay (Sekretaris 3), Pdt. Apriani Menda-Kana Wadu (Bendahara), serta sejumlah nama sebagai anggota dan seksi-seksi. *