
KUPANG,www.sinodegmit.or.id, – Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) secara resmi memberhentikan dengan hormat Pdt. Intan Berliana Manno Radja, dari tugas pelayanan karena telah memasuki usia pensiun. Prosesi emeritasi yang dipadukan dengan syukur paskah ini berlangsung di Jemaat Mawar Saron Liliba, Klasis Kota Kupang Timur, Senin (6/4).
Pdt. Intan mengakhiri masa pelayannyanya setelah 34 tahun 3 bulan, di mana 1 tahun 8 bulan terakhir dijalani di Jemaat Mawar Saron. Untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, Majelis Sinode GMIT menempatkan Pdt. Dian Anggreani Ledoh, S.Th., yang sebelumnya bertugas di Jemaat Getsemani Sublele, Klasis Fatule’u.
Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat M.S. Karmany, yang memimpin ibadah tersebut bersama Pdt. Dian, menegaskan bahwa emeritasi bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan sebuah transisi peran yang mulia.
“Ibu tidak berhenti melayani, hanya berpindah peran dari garis depan menjadi pendoa dan saksi iman yang teduh bagi kami semua,” ujar Pdt. Zimrat dalam khotbahnya yang didasarkan pada nas Kolose 3:1-17.
Pdt. Zimrat mengajak jemaat untuk terus bertransformasi menjadi manusia baru dengan menanggalkan “pakaian lama” dan mengenakan karakter Kristus. Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas ketaatan total yang ditunjukkan oleh Pdt. Intan selama puluhan tahun melayani di berbagai medan.
Ia mengakui bahwa dalam perjalanan panjang tersebut pasti terdapat dinamika manusiawi berupa suka maupun duka. Namun, ia berharap Pdt. Intan tetap menjadi sosok yang dinantikan kehadirannya karena membawa sukacita dan nasihat bagi sesama pelayan maupun jemaat.
Lahir pada 4 April 1966 dan ditahbiskan pada 28 September 1991, Pdt. Intan tercatat memiliki rekam jejak pelayanan yang luas di berbagai klasis, di antaranya: Vikaris di Jemaat Kabir (Klasis Pantar); Jemaat Pili (Klasis Amanuban Timur Selatan); Jemaat Soba (Klasis Amarasi Barat); Jemaat Betlehem Oesapa Barat; Jemaat Maranata Oebufu (Klasis Kupang Tengah); Jemaat Baitel Nunhila; Jemaat Karmel Fatululi, dan Jemaat Emaus Liliba.
Dalam sambutannya, Pdt. Intan menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Majelis Sinode GMIT atas kesempatan melayani jemaat dengan karakter yang beragam. Ia juga mengapresiasi Jemaat Mawar Saron Liliba yang telah menerima dan mendukungnya di masa akhir jabatan.
Senada dengan hal tersebut, Pdt. Dian Anggreani Ledoh sebagai penerus tugas menyampaikan penghormatannya atas fondasi yang telah diletakkan oleh seniornya.
“Terima kasih kepada Pdt. Intan yang telah meletakkan dasar pelayanan. Saya memohon dukungan seluruh jemaat agar dapat melanjutkan pelayanan ini dengan baik,” tutur Pdt. Dian.
Ibadah yang penuh nuansa budaya ini diawali dengan tarian pengiring pelayan dan prosesi Natoni oleh jemaat setempat.
Turut hadir dalam ibadah tersebut, Majelis Klasis Kota Kupang Timur, Sekretaris Bidang Administrasi Personil Majelis Sinode GMIT, Pdt. Jehezkiel Pinat, para Pendeta GMIT, dan jemaat setempat. **











