//WCC Sampaikan Belas Sungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores NTT

WCC Sampaikan Belas Sungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores NTT

GENEWA, www.sinodegmit.or.id, — Dewan Gereja-gereja Sedunia (World Council of Churches/WCC) menyampaikan duka cita mendalam dan dukungan solidaritas kepada masyarakat Pulau Flores dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal WCC, Pdt. Prof. Dr. Jerry Pillay, melalui surat resmi yang ditujukan kepada Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) serta gereja-gereja anggota WCC di Indonesia pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Dalam surat resminya, WCC menyoroti besarnya dampak yang ditimbulkan akibat gempa dahsyat tersebut. Bencana ini telah menelan sedikitnya 68 korban jiwa, melukai lebih dari 200 orang, dan memaksa 9.963 warga mengungsi. Hingga saat ini, ribuan pengungsi masih bertahan di penampungan sementara atau ruang terbuka karena rasa takut akan gempa susulan. WCC juga memberi perhatian khusus pada proses pencarian korban hilang di antara reruntuhan serta situasi sulit yang dihadapi warga terkait keterbatasan akses air bersih, makanan, dan perawatan medis.

WCC menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas tanggap darurat, tim penyelamat, tenaga medis, dan relawan yang terus bekerja keras di lapangan.

Sekretaris Jenderal WCC Pdt. Prof. Dr. Jerry Pillay mendoakan agar seluruh upaya penyelamatan diberikan kelancaran demi memberikan perlindungan dan bantuan praktis bagi warga yang paling membutuhkan. Beliau juga menegaskan kepada gereja-gereja di Indonesia bahwa mereka tidak sendirian, seraya berharap gereja dapat menjadi tempat perlindungan, belas kasih, dan sumber harapan bagi seluruh masyarakat yang terdampak.

Tragedi kemanusiaan ini terasa semakin mengharukan karena terjadi bertepatan dengan momen bersejarah bangsa Indonesia yang tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Dengan mengutip firman penguat dari Mazmur 46:1-2, WCC menutup pesannya dengan doa agar Tuhan senantiasa mendampingi mereka yang menderita, menguatkan para pelayan kemanusiaan, serta membimbing rakyat Indonesia melalui masa-masa pemulihan dan pembangunan kembali pascabencana. *