
KUPANG, www.sinodegmit.or.id, — Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan Pengurus Terpilih Asosiasi Pastoral Indonesia (API) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Periode 2025–2029 sepakat untuk membangun kolaborasi strategis demi meningkatkan mutu dan sumber daya pelayanan pastoral di wilayah NTT. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam audiensi resmi yang berlangsung di Kupang antara pengurus inti API NTT dan pimpinan Majelis Sinode GMIT.
Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, merespons positif kehadiran pengurus API NTT dan menyatakan dukungan untuk API NTT serta berkomitmen untuk mengintegrasikan potensi kedua lembaga ini melalui Unit Pembantu Pelayanan (UPP) Pastoral Majelis Sinode GMIT, dalam rangka peningkatan sumber daya layan di bidang pastoral.
Ia juga berharap agar sinergi ini mampu membawa dampak pelayanan yang menjadi berkat meluas bagi masyarakat di Wilayah NTT.
Sebagai langkah nyata peningkatan mutu pelayanan tersebut, API Wilayah NTT telah mengagendakan Pelatihan Dasar Pastoral selama 20 jam yang dikhususkan bagi Badan Pengurus API pada bulan Agustus mendatang. Agenda pelatihan ini akan dirangkaikan langsung dengan acara Pelantikan Pengurus API Periode 2025–2029.
Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, jajaran pengurus yang telah terpilih dalam Konferensi Wilayah API Tahun 2026 ini selanjutnya akan bergerak untuk melengkapi seluruh struktur kelengkapan organisasi.
Berikut adalah susunan kepengurusan inti API Wilayah NTT yang diperkenalkan dalam audiensi tersebut:
- Ketua: Pdt. Yulian Widodo, M.Th
- Wakil Ketua: Pdt. Evelien W. Lewaherilla, S.Si, M.Th
- Sekretaris: Pdt. Ariance Oktoviana Naitasi, M.Th
- Wakil Sekretaris: Pdt. Erlynardi Theoris Fullderita Radja Dima, S.Th
- Bendahara: Pdt. Emrta. Yatty Y.G. Pandie-Malada, S.Th, M.Pd











